Kesulitan Deteksi Warga Penerima Bantuan Menjadi Alasan Risma Gandeng LAPAN

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 19 April 2021 | 15:40 WIB
Kesulitan Deteksi Warga Penerima Bantuan Menjadi Alasan Risma Gandeng LAPAN
Risma ajak semua elemen bangsa bantu ringankan beban warga terdampak bencana NTT dan NTB. (Dok. Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial bersama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menandatangani nota kesepahaman untuk pengembangan sains dan teknologi dalam upaya percepatan pembangunan kesejahteraan sosial, Senin (19/4/2021).

Menteri Sosial Tri Rismaharini merasa membutuhkan kerja sama karena selama ini kesulitan dalam menanggulangi permasalahan sosial.

Risma mengatakan selama ini pihaknya kesulitan untuk mencari warga yang letak pemukimannya sulit diakses saat terjadinya bencana. Dengan adanya bantuan dari Lapan, Risma dapat melakukan penyediaan data berbasis penginderaan jarak jauh.

"Guna mendukung penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program sesuai salah satu prinsip pembangunan yaitu tematik, holistik, integratif serta spasial," kata Risma usai melakukan nota kesepahaman di Kantor Lapan, Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).

Menurut Risma, data dan informasi berbasis penginderaan jarak jauh dari LAPAN mempermudah pengambilan keputusan secara cepat dan tepat terkait mitigasi bencana, bantuan sosial dan dukungan analisis kondisi lingkungan.

Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membantu Kemensos mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terkait data penduduk dengan status sosial ekonomi terendah, sehingga dengan data penginderaan jauh bisa memperkaya DTKS dan bisa lebih akurat.

"Data penginderaan jauh membantu pemetaan wilayah kemiskinan, kondisi lingkungan keluarga miskin tinggal, serta pemetaan potensi yang bisa dikembangkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala LAPAN, Thomas Djamaludin menjelaskan pihaknya memiliki beberapa resolusi citra satelit. Resolusi rendah itu digunakan untuk kondisi lingkungan dan resolusi menengah biasanya digunakan untuk bencana alam.

Kata dia, resolusi tersebut biasanya terkait dengan pemetaan yang lebih detail semisal untuk perencanaan kota. Hal tersebut dapat menunjang program-program Kemensos dalam melakukan pendataan penerimaan bantuan.

baca juga

"Program sosial bakal didukung data spasial. Tentu saja karena Indonesia luas. Lapan akan mendapatkan informasi target sasaran mana yang disasar maka kemudian citra satelitnya akan dioptimalkan mungkin untuk didapatkan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesejahteraan Sosial, Mensos Ungkap Manfaat Data Basis Penginderaan Jauh

Kesejahteraan Sosial, Mensos Ungkap Manfaat Data Basis Penginderaan Jauh

News | Senin, 19 April 2021 | 13:19 WIB

Soal Mensos Risma Tak Perpanjang Bansos, HNW: Tak Perjuangkan Rakyat Miskin

Soal Mensos Risma Tak Perpanjang Bansos, HNW: Tak Perjuangkan Rakyat Miskin

Hits | Selasa, 13 April 2021 | 14:17 WIB

Kementerian Sosial Dirikan Dua Titik Posko Pengungsian Gempa Malang

Kementerian Sosial Dirikan Dua Titik Posko Pengungsian Gempa Malang

Jatim | Minggu, 11 April 2021 | 20:50 WIB

Masyarakat Masih Sangat Membutuhkan Bansos Tunai

Masyarakat Masih Sangat Membutuhkan Bansos Tunai

Bisnis | Jum'at, 09 April 2021 | 08:29 WIB

Terkini

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Hadapi Tiga Kompetisi Musim Ini, Ponaryo Apresiasi Dukungan Baru untuk Borneo FC

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 20:26 WIB

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:20 WIB

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Konsumen Cari Praktis, Hair Styling Rumahan Jadi Bagian Tren Kecantikan Masa Kini

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

Saksi Ungkap Momen Yaqut Marah-marah Soal Kasus Haji

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:19 WIB

Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu

Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Video | Selasa, 22 September 2026 | 20:12 WIB

×