Analisa Penyebab Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Perairan Bali

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 22 April 2021 | 08:23 WIB
Analisa Penyebab Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Perairan Bali
Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Kapal selam Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut (AL) belum juga ditemukan pasca-hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) dini hari. Co-founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi melihat banyaknya kemungkinan penyebab hilangnya kontak kapal selam tersebut.

Kapal selam Nanggala-402 tersebut merupakan pabrikan Jerman tahun 1981. Artinya, 40 tahun sudah kapal tersebut digunakan.

Meski berusia 'kolot', Fahmi menganggap TNI AL tidak akan sembarangan dalam merawat kapal selam tersebut.

"Kapal ini dilibatkan dalam kegiatan operasi dan latihan, artinya secara teknis kapal ini dinilai masih layak berlayar," kata Fahmi saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/4/2021) malam.

Mengingat usia kapal yang sudah cukup tua, Fahmi menilai mestinya beban kerjanya pun tidak akan semaksimal kapal berusia muda. Itu berlaku dengan beban kerja yang berkaitan daya angkut dan jelajahnya.

Kemungkinan masalah yang muncul akibat jumlah personel terlalu banyak pun bisa saja terjadi. Mengingat awak yang berada dalam kapal berjumlah 53 orang, sementara kapasitas kapal sendiri bisa mengangkut sekitar 34 orang.

"Apakah kelebihan jumlah personel yang diangkut itu apakah mengganggu kinerja kapal dalam kasus ini, kita belum tahu," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Penerangan TNI AL menyebut kemungkinan penyebab kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak dan tenggelam di Perairan Bali pada Rabu (21/4/2021) karena blackout. Itu juga yang menyebabkan awak tidak dapat melakukan proses kedaruratan.

Proses blackout atau nihilnya sumber listrik tersebut dimungkinkan terjadi saat kapal tengah menyelam statis. Akibat blackout itu, kapal selam menjadi tidak terkendali.

baca juga

"Tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan harusnya ada tombol darurat untuk menghembus supaya kapal bisa timbul ke permukaan," demikian tertulis dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan AL, Rabu (21/4/2021).

Karena blackout dan proses kedaruratan tersebut, kapal pun tenggelam ke kedalaman 600 sampai 700 meter. Selain itu, analisis sementara lainnya ialah dikarenakan adanya kerusakan tangki BBM yang retak.

"Terjadinya tumpahan minyak disekitar area tenggelam, kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI NGL-402," jelasnya.

Kemungkinan adanya kerusakan tangki BBM itu didukung oleh temuan tumpahan minyak disekitar posisi kapal menyelam dari pengamatan udara dengan helikopter pada pukul 07.00 WIB.

Sejauh ini, unsur-unsur satuan tugas (satgas) KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN melakukan prosedur pencarian dengan menggunakan sonar aktif di sekitar area penyelaman KRI Nanggala-402 dengan menggunakan methode CORDON 2000 yrds.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Kasus Pertama di Indonesia

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Kasus Pertama di Indonesia

Jatim | Kamis, 22 April 2021 | 06:35 WIB

TNI AL Masih Cari Kapal Selam KRI Nanggala yang Hilang Kontak

TNI AL Masih Cari Kapal Selam KRI Nanggala yang Hilang Kontak

Riau | Kamis, 22 April 2021 | 04:59 WIB

KRI Nanggala 402 Hilang Belum Ketemu, Pelabuhan Banyuwangi Ditutup

KRI Nanggala 402 Hilang Belum Ketemu, Pelabuhan Banyuwangi Ditutup

Jatim | Kamis, 22 April 2021 | 04:57 WIB

TNI AL Rilis Dugaan Penyebab Hilangnya Kapal Selam Naggala-402

TNI AL Rilis Dugaan Penyebab Hilangnya Kapal Selam Naggala-402

Jabar | Kamis, 22 April 2021 | 03:21 WIB

Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

News | Kamis, 22 April 2021 | 00:00 WIB

Tentang KRI Nanggala-402: Spesifikasi, Senjata, dan Sejarah Operasi

Tentang KRI Nanggala-402: Spesifikasi, Senjata, dan Sejarah Operasi

Tekno | Rabu, 21 April 2021 | 22:03 WIB

Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

News | Rabu, 21 April 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×