Apa Itu Intermittent Fasting? Ini 3 Metodenya

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 22 April 2021 | 17:16 WIB
Apa Itu Intermittent Fasting? Ini 3 Metodenya
Apa itu intermittent fasting - ilustrasi puasa (Shutterstock)

Suara.com - Intermittent fasting atau diet puasa menjadi salah satu tren kesehatan yang cukup populer saat ini. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai apa itu intermittent fasting berikut ini. 

Selain menjanjikan berkurangnya berat badan, intermittent fasting juga dipercaya mampu meningkatkan kesehatan tubuh, mulai dari peningkatan kesehatan jantung serta penurunan risiko kanker.

Berbeda dengan metode diet lain, intermittent fasting justru tidak melarang Anda memakan jenis makanan tertentu. Metode intermittent fasting hanya menekankan pada pengaturan waktu makan.

Metode Intermittent Fasting

1. The 16/8 method

Pada metode pertama sekaligus yang paling sering digunakan ini memberi aturan Anda untuk berpuasa makan selama 16 jam dan 8 jam waktu untuk makan. Artinya dalam satu hari, Anda memiliki waktu 8 jam untuk berpuasa.

Contohnya, Anda memiliki waktu makan dari jam 1 siang hingga jam 9 malam. Setelah itu selama 16 jam kedepan Anda akan melakukan puasa.

2. The 5:2 Diet

Metode ini dilakukan dengan cara mengurangi porsi makan yang biasa Anda konsumsi sampai dengan 25 persen atau kira-kira setara dengan satu kali porsi makan per hari atau setara 500 kalori.

baca juga

Metode ini disarankan untuk dilakukan dua hari dalam seminggu, sementara 5 hari sisanya, Anda dapat makan seperti biasanya, tanpa pembatasan.

3. Eat-stop-eat

Metode ini dilakukan dengan tidak mengkonsumsi makanan sama sekali selama 24 jam penuh dalam beberapa hari per minggu. Misalnya, di hari Rabu Anda berhenti mengkonsumsi makanan dari waktu makan malam sampai makan malam selanjutnya di hari Kamis. Lalu 24 jam kedepannya atau makan malam hari Jumat, Anda diperbolehkan untuk makan seperti biasa.

Namun tentu saja, dalam melakukan intermittent fasting, Anda juga harus melakukan beberapa metode terlebih dahulu, supaya intermittent fasting akan terasa lebih mudah dijalankan.

  • Mulailah metode berhenti makan atau intermittent fasting saat Anda sedang disibukkan dengan rutinitas, karena waktu akan lebih cepat berlalu dan rasa lapar mudah teralihkan
  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Seimbangkan intermittent fasting dengan aktivitas fisik secara rutin, tidak perlu yang berat, cukup dengan intensitas sedang asal teratur atau setidaknya dua sampai tiga kali seminggu

Selain itu, perlu diketahui bahwa intermittent fasting juga diperlukan pembiasaan, sehingga mungkin saja beberapa efek samping akan terasa saat awal-awal memulai intermittent fasting. Oleh karena itu sesuaikan pola puasa Anda sehingga membuat nyaman dan tidak terbebani. 

Itulah penjelasan mengenai apa itu intermittent fasting lengkap dengan tipe dan cara melakukannya. Semoga bermanfaat. 

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menu Buka Puasa Diet, Perhatikan Kebutuhan Kalori

Menu Buka Puasa Diet, Perhatikan Kebutuhan Kalori

Lifestyle | Rabu, 14 April 2021 | 09:24 WIB

Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes

Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes

Lampung | Rabu, 14 April 2021 | 07:20 WIB

Tips Puasa ala Keluarga Si Doel

Tips Puasa ala Keluarga Si Doel

Video | Rabu, 22 Mei 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×