Syarat Umrah, Pemerintah Dorong China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 23 April 2021 | 05:00 WIB
Syarat Umrah, Pemerintah Dorong China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac
Wakil Presiden Maruf Amin (Dok. KIP-Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin berharap vaksin Sinovac dapat segera mendapatkan sertifikasi dari organisasi kesehatan dunia atau WHO. Sebab, masyarakat yang sudah divaksin Sinovac bakal sulit untuk berangkat umrah di bulan ramadan.

Sebagaimana diinformasikan, Pemerintah Arab Saudi mengizinkan 50 ribu jemaah per harinya untuk melaksanakan umrah selama bulan ramadhan. Tetapi, yang menjadi permasalahan adalah syarat bagi para calon jemaah itu harus sudah divaksin yang telah tersertifikasi WHO.

Sementara, vaksin Sinovac yang diberikan kepada masyarakat Indonesia belum mengantongi sertifikasi WHO.

"Pemerintah Indonesia mendorong pemerintah China agar segera melakukan proses secepatnya supaya WHO segera memberikan sertifikasi untuk vaksin Sinovac," kata juru bicara Maruf, Masduki Baidlowi dalam keterangan resminya, Kamis (22/4/2021).

"Dengan demikian sudah tidak ada hambatan lagi bagi jemaah umraj Indonesia yang mau beribadah di bulan Ramadan ini," tambahnya.

Masduki lantas mengatakan kalau Maruf sudah menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan lobi kepada pemerintah China supaya segera menyelesaikan proses sertifikasi vaksin Sinovac di WHO. "Vaksin Sinovac ini baru di dalam proses daftar di WHO," ujarnya.

Maruf juga dikatakan Masduki meminta Budi untuk juga secepatnya melakukan lobi kepada Pemerintah Arab Saudi agar vaksin Sinovac dapat digunakan sebagai syarat masuk ke Arab Saudi.

"Kalau misalnya yang berhubungan dengan Arab Saudi, bagaimana supaya sebisa mungkin agar Vaksin Sinovac itu diperbolehkan. Itu yang diminta oleh Wapres supaya dilobi ke Pemerintah Arab Saudi," terangnya.

Selain itu, Maruf turut serta meminta Menteri Agama agar terus intensif mengomunikasikan masalah ini kepada Pemerintah Arab Saudi. "Menteri Agama sudah berikhtiar tetapi bagaimana agar tim-nya lebih intensif bekerja untuk itu," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Temukan Efek Samping Mirip Stroke Usai Disuntik Vaksin Sinovac

Thailand Temukan Efek Samping Mirip Stroke Usai Disuntik Vaksin Sinovac

Health | Kamis, 22 April 2021 | 14:48 WIB

Ada Efek Mirip Stroke, Penggunaan Vaksin Sinovac di Thailand Dilanjutkan

Ada Efek Mirip Stroke, Penggunaan Vaksin Sinovac di Thailand Dilanjutkan

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 04:15 WIB

Warga Surabaya yang Sudah Disuntik Vaksin 700 Ribu Orang

Warga Surabaya yang Sudah Disuntik Vaksin 700 Ribu Orang

Jatim | Senin, 19 April 2021 | 11:31 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×