KTT ASEAN Serukan Diakhirinya Kerusuhan di Myanmar, Junta Sambut Baik

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 25 April 2021 | 16:57 WIB
KTT ASEAN Serukan Diakhirinya Kerusuhan di Myanmar, Junta Sambut Baik
Suasana pertemuan KTT ASEAN yang dihadiri oleh kepala negara ASEAN dan perwakilan di Gedung Sekretariat ASEAN Jakarta, Sabtu (24/4/2021). ANTARA FOTO

Suara.com - Junta militer Myanmar menyambut baik seruan para pemimpin negara di Asia Tenggara untuk diakhirinya kekerasan militer pada KTT ASEAN di Jakarta.

Menyadur Channel News Asia, Minggu (25/4/2021) Jenderal Min Aung Hlaing menghadiri pertemuan tingkat tinggi pada Sabtu (25/4) bersama para pemimpin dari 10 negara anggota ASEAN untuk membahas krisis yang memuncak di Myanmar.

Sejak militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dalam kudeta 1 Februari, Myanmar berada dilanda kericuhan hampir setiap hari.

Aksi protes hampir setiap hari terjadi dan boikot nasional terhadap pekerjaan di semua sektor masyarakat dilakukan untuk menuntut kembalinya ke demokrasi.

Pada pertemuan tersebut menghasilkan konsensus bahwa ASEAN akan melakukan "penghentian segera kekerasan di Myanmar".

ASEAN juga akan mengirimkan utusan khusus untuk "memfasilitasi mediasi" antara semua pihak.

Seorang juru bicara dari pemerintahan bayangan anggota parlemen yang digulingkan - banyak di antaranya berasal dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi - pada hari Sabtu menyambut baik seruan untuk diakhirinya kekerasan di Myanmar.

"Inilah yang diminta oleh Pemerintah Persatuan Nasional," kata menteri kerjasama internasional NUG yang dikenal sebagai Dr Sasa, yang saat ini bersembunyi dengan anggota parlemen lainnya.

"Kami sangat menantikan keterlibatan sekretaris jenderal (ASEAN) ... kami menantikan tindakan tegas oleh ASEAN untuk menindaklanjuti keputusannya dan memulihkan demokrasi dan kebebasan kami untuk rakyat kami dan untuk kawasan." sambungnya.

baca juga

Anggota parlemen NUG saat ini dicari karena pengkhianatan tingkat tinggi oleh junta militer.

Pembunuhan Berhenti?

Pada hari Sabtu, ketika Jenderal Min Aung menghadiri KTT ASEAN di Jakarta, tentara dan polisi menembaki pengunjuk rasa di dekat ibu kota Myanmar, Naypyidaw.

Seorang pengunjuk rasa berusia 50 tahun ditahan oleh polisi dan ditembak mati oleh seorang tentara, kata seorang saksi mata kepada AFP.

Jumlah tahanan naik menjadi 3.389 pada hari Sabtu, menurut AAPP.

Sementara para pemimpin ASEAN mengatakan mereka "mendengar seruan untuk pembebasan semua tahanan politik", komitmen untuk membebaskan mereka tidak termasuk dalam konsensus itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarik Menarik saat Aksi Solidaritas Myanmar, 3 Aktivis Almisbat Ditangkap

Tarik Menarik saat Aksi Solidaritas Myanmar, 3 Aktivis Almisbat Ditangkap

News | Sabtu, 24 April 2021 | 20:49 WIB

Jokowi di ASEAN Leaders Meeting: Lepaskan Tahanan Politik Myanmar!

Jokowi di ASEAN Leaders Meeting: Lepaskan Tahanan Politik Myanmar!

News | Sabtu, 24 April 2021 | 20:34 WIB

Di Depan Min Aung Hlaing, Jokowi: Kekerasan Myanmar Harus Dihentikan

Di Depan Min Aung Hlaing, Jokowi: Kekerasan Myanmar Harus Dihentikan

News | Sabtu, 24 April 2021 | 19:40 WIB

Terkini

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

×