alexametrics

MV Swift Rescue: Kapal Penyelamat Laut Dalam Milik AL Singapura

Rifan Aditya
MV Swift Rescue: Kapal Penyelamat Laut Dalam Milik AL Singapura
MV Swift Rescue - Singapura kirimkan kapal MV Swift Rescue untuk bantu cari KRI Naggala.[Facebook]

Pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 dibantu oleh MV Swift Rescue, kapal canggih milik Singapura. Seperti apa kecanggihan MV Swift Rescue ini?

Suara.com - Untuk membantu mencari kapal selam KRI Nanggala yang hilang kontak di perairan Bali, pemerintah Singapura dilaporkan telah mengirim sebuah kapal penyelamat laut dalam bernama MV Swift Rescue. Seperti apa kecanggihan MV Swift Rescue ini? 

MV Swift Rescue adalah Submarine Support and Rescue Vessel (SSRV) yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Singapura, yang dibangun oleh ST Marine, anak perusahaan dari Singapore Technologies Engineering (ST Engineering).

Kecanggihan MV Swift Rescue

Dilansir dari laman Kementerian Pertahanan Singapura, MV Swift Rescue ini memiliki panjang hingga 85 meter, beam 18 meter, berat 4.300 ton, dan mampu mengangkut sebanyak 27 kru. MV Swift Rescue diklaim mampu beroperasi secara terus menerus selama empat minggu.

Baca Juga: Viral Imam Kurniawan Mau Setubuhi Istri Kru KRI Nanggala Akhirnya Ditangkap

Kelebihan inilah yang menjadikan MV Swift Rescue sebagai kapal yang tepat untuk operasi kompleks dan berjangka panjang. Selain itu, MV Swift Rescue juga mampu melaju dengan kecepatan 12 knot.

Sebagai kapal penyelamat, MV Swift Rescue telah dilengkapi dengan ruang perawatan hiperbarik dan dek helikopter, menyediakan opsi perawatan darurat dan evakuasi, hingga ruang dekompresi yang dapat memuat 40 orang.

Bagian terpenting dari kapal ini adalah kapal penyelamat submersible Deep Search and Rescue Six (DSAR 6) yang diluncurkan dari kapal induk, sehingga mampu menyelam hingga ratusan meter dan terhubung dengan kapal selam yang rusak dan kemudian membawa kapal sel ke tempat yang aman.

Spesifikasi MV Swift Rescue

Melansir dari laman Naval Technology, MV Swift Rescue ini telah diluncurkan pertama kali oleh Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) pada November 2008. Kapal ini dilengkapi dengan kemampuan Submarine Escape and Rescue (SMER) yang dapat melakukan operasi penyelamatan dalam kondisi Sea State 5.

Baca Juga: Ketua DPR Minta Pencarian Awak KRI Nanggala-402 Terus Dilakukan

Kapal selam DSAR 6 pada MV Swift Rescue ini dapat dioperasikan oleh dua anggota awak. DSAR 6 dapat menampung maksimal 17 anggota. Kapal selam DSAR 6 ini memiliki panjang 9,6 m dan mampu mencapai kedalaman 500m untuk menyelamatkan kapal selam.

Komentar