Cegah Krisis Air, Kementan Bangun Embung untuk Petani Maluku Tengah

Fitri Asta Pramesti

Senin, 26 April 2021 | 15:30 WIB
Cegah Krisis Air, Kementan Bangun Embung untuk Petani Maluku Tengah
Ilustrasi embung. (Dok. Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan berupa embung melalui program padat karya kepada petani di Kecamatan Seram Utara Barat, Maluku Tengah guna meningkatkan produksi. Keberadaan embung di lahan pertanian dinilai penting untuk mengatasi krisis air di musim kemarau. 

Embung dengan luas oncoran 25 ha ini dikelola oleh Kelompok Tani Harapan Baru dari desa SP1 Karlutu. Keberadaan embung, dinilai penting untuk mengatasi krisis air di musim kemarau. 

Ketua Poktan Harapan Baru, Madrais menyebut pembuatan embung pertanian bertujuan untuk menampung air hujan dan aliran permukaan (run off) pada wilayah sekitarnya serta sumber air lainnya yang memungkinkan. Seperti mata air, parit, sungai-sungai kecil dan sebagainya dan untuk menyediakan sumber air sebagai suplesi irigasi di musim kemarau untuk tanaman palawija, hortikultura semusim, tanaman perkebunan semusim dan peternakan.

"Pembangunan embung yang merupakan waduk berukuran mikro di lahan pertanian (small farm reservoir) dibangun untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan," ujar Madrais. 

Air yang ditampung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi (high added value crops) di musim kemarau atau di saat curah hujan makin jarang dan supply air irigasi menurun.

"Maka dengan teknik pemanenan air (water harvesting) melalui embung ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi ketersediaan sumber air di Desa SP1 Karlutu yang sebagian besar wilayah di Kecamatan Seram Utara Barat berada pada ketinggian 100 - 200 meter dpl," jelasnya. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai, pembangunan embung atau dam parit untuk mengantisipasi kemungkinan adanya El-Nino atau musim kering. Pembangunan itu diharapkan bisa menampung air hujan dan mengairi sawah, sehingga mampu meminimalisir kerugian petani.

"Program pembangunan embung itu merupakan program strategis untuk penampungan air hujan atau sumber sumber mata air di tempat lain. Luas layanan minimal 25 Ha (tanaman pangan), 20 Ha (hortikultura, perkebunan, dan peternakan)," papar Syahrul, Senin (26/4/2021). 

Pembuatan embung, lanjut Syahrul, digunakan untuk meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan pertanian yang lebih baik. Proyek konservasi lahan juga diharapkan menyelamatkan lahan kritis dengan menanamkan tanaman konservasi produktif.

baca juga

"Masyarakat dan para petani diharapkan bisa menjaga dan merawat apa yang telah dibangun oleh pemerintah," pintanya.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, untuk pembangunan infrastruktur ini dicanangkan 400 Unit di 30 Provinsi dan lebih dari 226 Kabupaten/Kota.

"Kegiatan dapat berupa embung, dam parit, dan longstorage. Luas layanan minimal 25 Ha (tanaman pangan), 20 Ha (hortikultura, perkebunan, dan peternakan)," jelasnya. 

Dijelaskannya, bagi masyarakat petani yang membutuhkan bantuan RJIT atau pembangunan embung, bisa mengajukan ke Dinas Pertanian kabupaten atau kota masing-masing.

"Nanti dinas bisa meneruskannya ke Ditjen PSP untuk ditindaklanjuti. Bantuan ini diharapkan bisa membantu petani yang tujuannya bisa mensejahterakan petani," tandas Sarwo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebagian NTB Masuk Kemarau, Mentan Ingatkan Petani untuk Perhatikan BMKG

Sebagian NTB Masuk Kemarau, Mentan Ingatkan Petani untuk Perhatikan BMKG

News | Minggu, 25 April 2021 | 11:51 WIB

Kementan Dorong Pengembangan Industri Cokelat untuk Kebutuhan Ekspor

Kementan Dorong Pengembangan Industri Cokelat untuk Kebutuhan Ekspor

Bisnis | Sabtu, 24 April 2021 | 10:37 WIB

Jadi Pengusaha Cokelat, Ita Purnamasari: Saat Ini Waktu Tepat bagi Milenial

Jadi Pengusaha Cokelat, Ita Purnamasari: Saat Ini Waktu Tepat bagi Milenial

Bisnis | Sabtu, 24 April 2021 | 10:25 WIB

PDB Tumbuh 2,19 Persen, FAO Sebut Pertanian Indonesia Luar Biasa

PDB Tumbuh 2,19 Persen, FAO Sebut Pertanian Indonesia Luar Biasa

News | Jum'at, 23 April 2021 | 17:04 WIB

Manfaat Irigasi Perpompaan, Petani Pandeglang Bisa Tanam Dua Kali

Manfaat Irigasi Perpompaan, Petani Pandeglang Bisa Tanam Dua Kali

News | Jum'at, 23 April 2021 | 11:02 WIB

Kementan Raih Penghargaan Kinerja Anggaran 2020

Kementan Raih Penghargaan Kinerja Anggaran 2020

News | Kamis, 22 April 2021 | 16:54 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×