Anjing Kebanggaan Turkmenistan: Dibuatkan Patung, Punya Hari Libur Nasional

Siswanto, BBC

Selasa, 27 April 2021 | 13:19 WIB
Anjing Kebanggaan Turkmenistan: Dibuatkan Patung, Punya Hari Libur Nasional
BBC

Suara.com - Turkmenistan, negara di kawasan Asia tengah, merayakan hari libur nasional baru yang didedikasikan untuk anjing yang dihasilkan melalui metode pengembangbiakkan secara khusus.

Alabay - varietas asli setempat dari anjing penggembala - diberi penghormatan pada Minggu (25/04) bertepatan dengan perayaan kuda kuno hasil pembiakkan, Akhal-Teke.

Anjing dan kuda menjadi sumber kebanggaan nasional di negara bekas Uni Soviet yang berbatasan dengan Afghanistan itu.

Banyak penggembala tradisional menggunakan kedua hewan itu.

Anjing Alabay tercatat sebagai salah satu anjing terbesar di dunia dengan berat hingga 80 kilogram.

Hari libur nasional baru bernama Hari Alabay tersebut diwarnai dengan kontes untuk memilih anjing gembala besar yang paling baik.

Baca juga:

Anjing-anjing itu diarak dalam prosesi dan dinilai dari segi penampilan dan kelincahannya.

Presiden Kurbanguly Berdymukhamedov, yang telah berkuasa sejak 2007, memberikan penghargaan anjing terbaik kepada seekor anjing yang ikut dalam dinas dalam penjagaan wilayah perbatasan.

baca juga

Putra sang presiden, Wakil Perdana Menteri Serdar Berdymukhamedov menyerahkan penghargaan yang diselenggarakan di kompleks baru untuk pembiakkan anjing Alabay di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat.

Presiden Berdymukhamedov telah lama mendorong pemberian hormat yang mendalam kepada anjing Alabay dan menganggapnya sebagai simbol warisan nasional.

Penetapan hari libur nasional untuk Alabay dilakukan setelah tahun lalu presiden meresmikan patung emas anjing Alabay setinggi enam meter di ibu kota.

Patung itu didirikan di salah satu jalan paling sibuk di ibu kota.

Berbagai sudut Ashgabat dihiasai dengan monumen-monumen serupa, termasuk patung berlapis emas berbentuk figur Berdymukhamedov di atas kuda.

Patung itu juga diletakkan di salah satu persimpangan jalan yang sibuk.

Berkuasa sejak tahun 2007, Presiden Berdymukhamedov dianggap sebagai penguasa mutlak yang membangun kultus diri. Menurut survei Freedom House, Turkmenistan masuk dalam kategori salah satu negara yang paling tidak bebas.

Sang presiden kadang-kadang menghadiahkan anak kuda atau anak anjing kepada kepala negara-negara sahabatnya. Di antara kepala negara yang diberi hadiah itu adalah Presiden Uzbekistan Islam Karimov, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan emir Qatar.

Berdymukhamedov mendapat kritikan ketika menyerahkan hadiah anjing kepada Putin pada tahun 2017.

Ia memungut anjing dari lantai dengan cara memegangnya pada leher dan mengacung-acungkannya sebelum Putin akhirnya menghampiri dan menerima anjing itu dengan kedua tangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×