Festival Yahudi Ortodoks Berujung Bencana Besar: Puluhan Orang Meninggal

Siswanto, BBC

Jum'at, 30 April 2021 | 13:23 WIB
Festival Yahudi Ortodoks Berujung Bencana Besar: Puluhan Orang Meninggal
BBC

Suara.com - Puluhan orang tewas terinjak-injak dalam festival keagamaan di timur laut Israel.

Layanan darurat nasional Israel Magen David Adom  mengonfirmasi adanya kematian tanpa memberi angka pasti, dan mengatakan puluhan orang lainnya terluka.

Surat kabar Haaretz melaporkan sedikitnya 44 orang telah tewas. Layanan darurat saat ini sedang mengevakuasi orang-orang yang terluka.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut peristiwa itu sebagai "bencana besar" sambil turut mendoakan bagi para korban.

Festival Lag B'Omer di kaki Gunung Meron adalah acara terbesar yang diadakan di Israel sejak pandemi virus corona dimulai, dengan puluhan ribu orang dilaporkan menghadirinya - meski ada kekhawatiran tentang penyebaran virus.

Puluhan ambulans sudah berada di lokasi dan petugas layanan darurat membaringkan jenazah di tanah dengan ditutup kain foil. Polisi meminta semua orang di lokasi untuk evakuasi.

Pihak berwenang mengatakan 38 orang di lokasi dalam kondisi kritis, dengan enam lainnya terluka parah, namun telah dievakuasi dan banyak orang mengalami luka ringan.

"MDA berjuang untuk nyawa puluhan orang yang terluka, dan tidak akan menyerah hingga korban terakhir dievakuasi," kata sebuah twit.

Festival Lag B'Omer

Puluhan ribu kaum Yahudi Ortodoks melakukan perjalanan ke Meron setiap tahun untuk Lag B'Omer, hari raya keagamaan yang ditandai dengan api unggun, berdoa, dan menari.

baca juga

Kota tersebut adalah lokasi makam Rabbi Shimon Bar Yochai, orang bijak dari abad kedua, dan dianggap sebagai salah satu tempat paling suci di negara Yahudi itu.

Menurut surat kabar Times of Israel, penyelenggara festival memperkirakan 100.000 orang tiba pada Kamis malam, dengan lebih banyak orang diperkirakan tiba pada hari Jumat.

Perayaan tahun lalu dibatasi, namun kesuksesan program vaksinasi Israel - salah satu yang tercepat di dunia - telah memungkinkannya untuk mengangkat banyak pembatasan dalam beberapa bulan terakhir.

Awal mula kejadian

Sejumlah laporan awal mengatakan satu bangunan di situs itu runtuh, tetapi pejabat MDA belakangan mengatakan bangunan itu runtuh akibat desak-desakan. Sumber polisi mengatakan kepada surat kabar Haaretz bahwa insiden tersebut dimulai setelah beberapa peserta tergelincir di anak tangga, menyebabkan puluhan lainnya jatuh.

"Itu terjadi dalam sepersekian detik; orang-orang jatuh, kemudian menginjak-injak satu sama lain. Sungguh bencana," kata seorang saksi mata kepada surat kabar itu.

Video yang diunggah di internet menunjukkan ribuan orang berkerumun dan berdempet-dempetan untuk acara tersebut, sebelum berusaha melarikan diri dari kekacauan saat insiden itu terjadi.

Seorang peziarah dilaporkan sempat mengira ada peringatan bom ketika mendengar pesan dari pengeras suara yang meminta khalayak untuk bubar.

"Tidak ada yang membayangkan bahwa ini bisa terjadi di sini," kata pria itu kepada Channel 12 TV. "Sukacita menjadi dukacita, cahaya yang terang menjadi kegelapan yang pekat."

Yanki Farber, reporter situs web Yahudi Ortodoks Behadrei Haredim menggambarkan peristiwa ini sebagai "bencana besar".

"Lebih dari seribu orang bersama-sama berusaha melalui tempat yang sangat, sangat kecil, jalan yang sangat sempit, dan mereka jatuh di atas satu sama lain," katanya kepada BBC.

Sebelumnya pada hari itu para pejabat mengatakan mereka tidak dapat memberlakukan pembatasan virus corona di situs tersebut karena banyaknya orang.

Polisi dilaporkan mengatakan mereka menangkap dua orang karena mengganggu ketertiban sebelum desak-desakan terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Indonesia Ternyata Rajin Ekspor Produknya ke Israel

Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Indonesia Ternyata Rajin Ekspor Produknya ke Israel

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Azerbaijan Tantang Turki soal Larangan Hijab di Sekolah, Erdogan Diminta Tutup Mulut

Azerbaijan Tantang Turki soal Larangan Hijab di Sekolah, Erdogan Diminta Tutup Mulut

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Kronologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

Kronologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Israel Usir Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Orang Indonesia

Israel Usir Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Orang Indonesia

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:59 WIB

Visa Musisi Israel Houghton Ditolak, DPR Dukung Sikap Tegas Imigrasi

Visa Musisi Israel Houghton Ditolak, DPR Dukung Sikap Tegas Imigrasi

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×