Tentara Israel Tumbang Kena Kanker, Iron Dome Dituduh Senjata Makan Tuan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 30 April 2021 | 15:37 WIB
Tentara Israel Tumbang Kena Kanker, Iron Dome Dituduh Senjata Makan Tuan
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Sekelompok tentara Israel kini mengeluh terkena kanker setelah bekerja di sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome. Laporan investigasi terkait hal ini dimuat oleh media setempat, Yedioth Ahronoth.

Menyadur Middle East Eye Jumat (30/04), Setidaknya 10 tentara Israel yang berusia 20-an dan 30-an mengatakan menderita kanker setelah bertugas di dinas militer unit Iron Dome.

Mereka menyebut Iron Dome yang bisa mencegat rudal jarak pendek, sebagai 'Toaster'. "Saat Anda berada di dekat radar, Anda benar-benar merasakan tubuh Anda mendidih dari dalam ke luar."

"Jika Anda mencoba membayangkan apa yang terjadi pada makanan saat berada di microwave, seperti itu. Anda merasakan panas datang dalam gelombang, "kata Jonathan Haimovich, mantan tentara Israel.

Haimovich yang berusia 31 tahun telah bekerja di Iron Dome setelah hampir dua tahun bertugas di angkatan udara. Pada usia 22 tahun, dokter menemukan bahwa dia mengidap tumor.

Seorang pria Palestina melihat tentara Israel membidikkan senjata ke arah pengunjuk rasa yang menentang rancangan perdamaian Timur Tengah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di Hebron, wilayah penjajahan Israel, Tepi Barat, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/ama/djo
Seorang pria Palestina melihat tentara Israel membidikkan senjata ke arah pengunjuk rasa yang menentang rancangan perdamaian Timur Tengah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di Hebron, wilayah penjajahan Israel, Tepi Barat, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/ama/djo

“Sebuah bola di leher seukuran bola pingpong ada di arteri utama dan menyebabkan aliran darah saya terhenti. Saya menjalani kemoterapi dan radiasi,” katanya pada Yedioth Ahronoth.

Beberapa tentara mengajukan tuntutan hukum terhadap Kementerian Pertahanan Israel, namun Tentara Israel membantah hubungan antara layanan mereka di Iron Dome dan kanker.

Pada 2011, 240 tentara Israel memulai dinas mereka di Iron Dome, enam di antaranya menderita kanker setelah dibebaskan atau di akhir dinas, menurut laporan Yedioth Ahronoth.

Iron Dome dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Rafael. Sistem pertahanan ini dikerahkan untuk menembak dan mencegat rudal dan roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza menuju permukiman Israel.

Iron Dome juga dikerahkan di perbatasan dengan Lebanon dan Suriah, di Dataran Tinggi Golan yang diduduki di utara.

Seorang tentara Israel sedang berjalan di depan peluncur rudal sistem Iron Dome (Shutterstock).
Seorang tentara Israel sedang berjalan di depan peluncur rudal sistem Iron Dome (Shutterstock).

Ran Mazur, tentara Israel mengatakan ia diabaikan saat mengeluh tentang sakit di tubuhnya. "Di unit, mereka memanggil saya 'Whiner'," kata Mazur. Setahun setelah dibebaskan dari unit Iron Dome, ia didiagnosis kanker tulang.

Sementara itu, Shir Tahar mengatakan selama ada di Iron Dome, dia tak memiliki alat pelindung yang memadai.

“Kami tidak pernah dilindungi dengan peralatan radiasi,” ujarnya. Sepuluh bulan setelah pelayanannya berakhir, dia mulai menderita sakit di punggung bawah dan kaki serta didiagnosis dengan leukemia.

Livna Levy mengatakan bahwa anaknya, Omar Healy Levy didiagnosis kanker delapan bulan setelah dibebaskan dari militer dan meninggal dua tahun kemudian.

“Kami tidak percaya, kami tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga. Saya ingat akan mengunjunginya di pangkalan dan bertanya padanya, 'Bukankah berbahaya bahwa kamu begitu dekat dengan radar?' Sepertinya terlalu terbuka bagi saya,” kata Levy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Kepala Intel TNI Nilai Tragedi KRI 402 Ibarat Senjata Makan Tuan

Mantan Kepala Intel TNI Nilai Tragedi KRI 402 Ibarat Senjata Makan Tuan

Hits | Minggu, 25 April 2021 | 16:21 WIB

Senjata Makan Tuan! Kisah Penipu yang Termakan Tipuannya Sendiri

Senjata Makan Tuan! Kisah Penipu yang Termakan Tipuannya Sendiri

Sumut | Minggu, 29 November 2020 | 13:21 WIB

Instan Karma, Niat Jahili Teman Malah Senjata Makan Tuan

Instan Karma, Niat Jahili Teman Malah Senjata Makan Tuan

Lifestyle | Senin, 09 November 2020 | 08:49 WIB

Terkini

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB