Jemaah Diusir karena Pakai Masker, KSP: Melawan Semangat Moderasi Beragama

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 05 Mei 2021 | 00:25 WIB
Jemaah Diusir karena Pakai Masker, KSP: Melawan Semangat Moderasi Beragama
Takmir masjid usir jemaah karena pakai masker. (twitter.com@gratias_15)

Suara.com - Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro mengatakan moderasi beragama menjadi sangat penting. Ini dikarenakan kecenderungan pengamalan agama berlebihan akan memunculkan pembenaran secara sepihak.

Juri mengatakan peristiwa pengusiran jemaah yang mengenakan masker di Masjid Al Amanah melawan semangat moderasi beragama.

"Ini merupakan cara beragama yang melawan semangat moderasi beragama. Padahal moderasi beragama merupakan penguatan dan upaya menjaga karakter moderat di dalam kehidupan masyarakat," ujar Juri saat membuka program KSP Mendengar dengan tema Moderasi Beragama dengan Momentum Bulan Suci Ramadhan secara daring dari Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Juri menjelaskan, moderasi beragama sebagai salah satu agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, menjadi isu yang selalu dihadapi dalam menjaga Indonesia sebagai negara yang plural dengan banyak agama di dalamnya.

Agama kata dia, harus bisa menjadi perekat bangsa.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Rumadi Ahmad menambahkan, hal yang sama bahwa moderasi beragama sebagai karakter keagamaan di Indonesia.

Rumadi menilai, moderasi beragama merupakan cara beragama yang tidak berlebihan, tidak terlalu jauh ke kanan atau jauh ke kiri.

Sehingga hal tersebut kata Rumadi, menjadi karakter penting yang berkembang di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas umat muslim.

"Moderasi beragama bukan hanya ditunjukkan bagi umat muslim saja. Semua agama, baik yang besar dan agama lokal yang tidak ditemuka di tempat lain, perlu mendapat perlindungan sebagai warga negara," tutur Rumadi.

baca juga

Karenanya, Rumadi memaparkan empat hal yang perlu diperkuat dalam moderasi beragama. Di antaranya melalui penguatan komitmen kebangsaan, penguatan toleransi, mengikis paham-paham keagamaan yang radikan, dan membentuk cara beragama yang ramah tradisi.

Penguatan-penguatan itu, kata Rumadi, tengah diperjuangkan melalui RPJMN 2020-2024.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekjen Kemenag Nifasri mengungkapkan agenda moderasi beragama dalam RPJMN 2020-2024 menjadi bagian dalam revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.

Namun ia menyadari belum adanya regulasi yang luas dan komprehensif mengenai moderasi beragama.

"Maka, kami bersama KSP dan Setwapres sedang menyusun Perpres terkait penguatan moderasi beragama. Dengan begitu, kami harapkan bisa diimplementasikan di seluruh lapisan masyarakat," ungkap Nifasri.

Di sisi lain, Stafsus Wakil Presiden Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi menegaskan peran penting Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan moderasi beragama.

Ia pun meminta Kementerian Dalam Negeri untuk terus mendorong implementasi moderasi beragama di daerah-daerah.

Sementara itu mantan Ketua Komnas Perempuan Yuniyati Chuzaifah menggarisbawahi bahwa moderasi beragama, merupakan respon atas cara beragama yang cenderung monolitik non dialogis, mengkutub dan ekstrimitas.

"Moderasi beragama adalah tuntutan global karena menguatnya paham ekstrimisme dan nativisme," katanya.

Diusir

Sebelumnya, beredar video dengan narasi seorang pria diusir saat hendak salat menggunakan masker. Video tersebut dibagikan pegiat media sosial Eko Kuntadhi di akun twitternya.

Dia membagikan video itu sekaligus dengan cuitan yang menarasikan bahwa orang yang hendak salat pakai masker itu diusir pengurus masjid.

Eko Kuntadhi juga menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah masjid di Harapan Indah, Kota Bekasi.

Pada video itu terlihat seorang pria duduk menggunakan masker di sebuah masjid. Dia kemudian dikelilingi sejumlah orang.

Pria itu tidak beranjak saat diajak ke kantor polii. Selain itu, pria tersebut dengan orang yang di sekelilingnhya sempat berdebat dengan suara keras.

"Masjid di Harapan Indah, Bekasi. Pengurusnya mengusir orang yang mau sholat pakai masker. Melihat jenggot yang hanya beberapa lembar, rasanya sih, wajar cara berfikirnya amburadul," demikian cuitan Eko Kuntadhi, Minggu (2/5/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Sebut Pakai Masker Orang Tolol Dihukum Kerja Sosial

Viral Pria Sebut Pakai Masker Orang Tolol Dihukum Kerja Sosial

Malang | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:39 WIB

Viral Sebut Pengunjung Mal Pakai Masker Orang Tolol, Endingnya Minta Maaf

Viral Sebut Pengunjung Mal Pakai Masker Orang Tolol, Endingnya Minta Maaf

Malang | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:03 WIB

4 Ide Hampers Lebaran yang Menarik dan Anti Mainstream

4 Ide Hampers Lebaran yang Menarik dan Anti Mainstream

Lifestyle | Selasa, 04 Mei 2021 | 18:12 WIB

Pengunjung Pasar Raya Padang Membludak, Sebagian Tak Pakai Masker

Pengunjung Pasar Raya Padang Membludak, Sebagian Tak Pakai Masker

Sumbar | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:41 WIB

Ditangkap! Bapak Gendong Anak Hina Orang Pakai Masker Tolol

Ditangkap! Bapak Gendong Anak Hina Orang Pakai Masker Tolol

Bali | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

×