Tuding Aparat Kerap Aniaya Orang Papua, Jubir OPM: Indonesia Negara Teroris

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Mei 2021 | 13:08 WIB
Tuding Aparat Kerap Aniaya Orang Papua, Jubir OPM: Indonesia Negara Teroris
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

Suara.com - Juru Bicara Tentara Pembebasan Negara Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom menyebut TNI/Polri sebagai kelompok teroris. Ia mengklaim telah mengantongi catatan kejahatan aparat keamanan di Papua. 

TPNPB-OPM tidak bakal tinggal diam pasca ditetapkan oleh pemerintah sebagai teroris. Bahkan, Sebby menyebut pihaknya bakal melaporkan Indonesia sebagai negara teroris.

"Sekarang kami sudah siapkan kami punya ahli hukum yang bisa bawa masalah kami, mengkaji kami punya masalah. Kami juga akan kaji Indonesia punya kejahatan, TNI/Polri kan lebih teroris di Papua," kata Sebby dalam diskusi daring, Kamis (6/5/2021). 

Sebby kemudian menceritakan soal perbedaan perlakuan aparat keamanan di Papua dan daerah lainnya. Ketika ia tinggal di Jogjakarta, Sebby mendapatkan perlakuan yang baik dari aparat kepolisian. 

Apabila memiliki masalah, Sebby bisa membicarakan secara baik-baik di kantor. Akan tetapi kondisi itu tidak bisa diperolehnya di kampung halamannya. 

"Tapi kalau di Papua tidak. Masalah kecil saja kitorang Papua dipukul ditendang, baru urusan dari belakang, begitu. Itu kan teroris, kejahatan teroris negara, jadi state teroris," jelasnya. 

Saya pernah tinggal di Jogjakarta waktu kuliah dan polisi di sana itu baik, kami ada masalah ke kantor kita bicara baik. Tapi kalau di Papua tidak. masalah kecil saja kitorang Papua dipukul ditendang, baru urusan dari belakang, begitu. itu kan teroris. kejahatan teroris negara, jadi state teroris. 

Sebby lantas menantang untuk mengungkap kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap warga asli Papua sejak 1963. Ia menegaskan kalau saat ini TPNPB-OPM bukan hanya sebuah kelompok kelas bulu. 

"Kami siap, kami tidak main-main. Sekarang TNPNB OPM itu dipimpin oleh orang-orang muda yang berpendidikan. Orang-orang tua yang dulu bertahan di hutan sudah mati semua. Jadi indonesia tidak bisa main-main dengan meneror kami dengan cara melabel kami teroris."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Penangkapan Terduga Teroris di Makassar, 56 Orang Ditahan

Operasi Penangkapan Terduga Teroris di Makassar, 56 Orang Ditahan

Sulsel | Kamis, 06 Mei 2021 | 05:10 WIB

OPM Tuding Pemerintah Putus Internet, Pemprov Papua: Jangan Sebar Hoaks

OPM Tuding Pemerintah Putus Internet, Pemprov Papua: Jangan Sebar Hoaks

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 22:18 WIB

Jubir OPM: Pemerintah Indonesia Sengaja Matikan Internet di Papua

Jubir OPM: Pemerintah Indonesia Sengaja Matikan Internet di Papua

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 20:38 WIB

Diduga Terlibat dengan Jaringan Teroris Makassar, Densus Telusuri Munarman

Diduga Terlibat dengan Jaringan Teroris Makassar, Densus Telusuri Munarman

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:13 WIB

Terkini

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:19 WIB

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:18 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:17 WIB

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:15 WIB

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge

Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:06 WIB

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:03 WIB

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

×