Diarak karena Dituduh Berselingkuh, Seorang Wanita di India Tenggak Racun

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 10 Mei 2021 | 14:54 WIB
Diarak karena Dituduh Berselingkuh, Seorang Wanita di India Tenggak Racun
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita berusia 23 tahun dari Tripura, India bunuh diri setelah dia diarak keliling kampung dalam kondisi telanjang karena dituduh berselingkuh.

Menyadur Times of India, Senin (10/5/2021) tujuh orang, termasuk empat wanita ditangkap pada 7 Mei dan didakwa karena membuat seseorang bunuh diri.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada 4 Mei di desa Betaga Sabroom, distrik Tripura Selatan di negara bagian Tripura.

Wanita itu bunuh diri dengan mengkonsumsi racun setelah video cabul dari dugaan perselingkuhannya ditampilkan di layar lebar di pasar lokal pada 2 Mei.

Beberapa penduduk lokal yang menonton video tersebut kemudian mendatangi rumah wanita itu dan memotong rambutnya, mengikatnya, hingga diarak keliling desa dalam keadaan telanjang.

Setelah kejadian tersebut, wanita itu kemudian pulang ke rumahnya dimana dia mengkonsumsi racun hingga meninggal dunia di tempat.

Keluarga wanita tersebut mengajukan pengaduan terhadap beberapa tetangganya dan menuduh mereka membuatnya bunuh diri.

Proses Suo Motu dilakukan berdasarkan laporan media dan pemberitahuan dikeluarkan kepada sekretaris kepala negara untuk meminta laporan lengkap tentang insiden tersebut.

Suo Moto adalah istilah Latin yang terjadi ketika lembaga pemerintah, pengadilan, atau otoritas pusat lainnya mengambil kendali atas masalah atau kasus itu sendiri.

baca juga

Hakim ketua divisi AA Kureshi dan hakim S Talapatra melembagakan proses suo motu atas insiden tersebut dan mengeluarkan pemberitahuan kepada sekretaris kepala Tripura Selatan dan Sabroom, untuk meminta laporan lengkap atas insiden tersebut.

Kasus tersebut digambarkan oleh pengadilan sebagai "pelanggaran hak asasi manusia yang paling berat" dan mendesak responden untuk mengajukan jawaban mereka dalam waktu 24 jam.

Pengadilan juga menginstruksikan pihak berwenang untuk mengirimkan rekaman video yang dipajang di pasar dan meminta keterangan dari anggota keluarga korban.

"Jika ada foto atau rekaman video yang tersedia dari insiden yang dituduhkan, hal yang sama harus ditunjukan di hadapan pengadilan," kata pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Enam Faktor COVID 19 di Indonesia Tak Seperti India Menurut Pakar

Ini Enam Faktor COVID 19 di Indonesia Tak Seperti India Menurut Pakar

Sumsel | Senin, 10 Mei 2021 | 12:13 WIB

Anti Mainstream, Viral Ibu-Ibu Pakai Kostum India Lengkap saat Buka Bersama

Anti Mainstream, Viral Ibu-Ibu Pakai Kostum India Lengkap saat Buka Bersama

Lifestyle | Senin, 10 Mei 2021 | 12:00 WIB

Taipan dan Bintang Bollywood Sewa Jet Pribadi untuk Hindari Corona di India

Taipan dan Bintang Bollywood Sewa Jet Pribadi untuk Hindari Corona di India

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 10:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×