Penyedia Jasa Tukar Uang di Kota Tua : Kami Kenal Gelagat Perampok

Iwan Supriyatna, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 12 Mei 2021 | 10:30 WIB
Penyedia Jasa Tukar Uang di Kota Tua : Kami Kenal Gelagat Perampok
Purnia, salah satu penyedia jasa penukaran uang di kawasan Kota Tua. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Menjadi penyedia jasa penukaran uang baru memang menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Namun hal itu sebanding dengan risiko yang mengintai, seperti perampokan atau oknum nakal yang menukar dengan uang palsu.

Adalah Purnia, salah satu penyedia jasa penukaran uang di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat. Dia tak membantah jika risiko itu bisa saja terjadi. Syukurnya, hingga saat ini pengalaman buruk itu tidak pernah menimpanya.

“Puji Tuhan tidak pernah, dan jangan sampai,” ujarnya saat ditemui Suara.com ditulis Rabu (12/5/2021).

Purnia pun menuturkan, pengalamannya sebagai penyedia jasa penukaran uang selama 10 tahun, membuat dia bisa mengenali orang yang benar ingin menukarkan uang atau berniat jahat.

“Kalau orang mau benaran menukar uang, itu pasti mematikan motor atau mobilnya. Dan dia turun dari kendaraannya. Itu buat memastikan mereka memang mau tukar uang atau tidak,” ujarnya.

Sementara untuk mereka yang berniat jahat, kata perempuan asal Sumatera Utara ini, mereka biasanya dapat dikenali dari gelagatnya, seperti banyak menanyakan pecahan uang dan memintanya untuk dipegang.

“Kalau dia suda minta pecahan-pecahan uang, kemudian dipegang-pegang sama dia, kami sudah tahu gelagatnya. Kami ambil dari dia uangnya. Kemudian kami tanya bapak butuhnya uang dari pecahan berapa,” jelas Purnia.

Sedangkan untuk menghindari penukaran uang palsu dari oknum jahat, Purnia mengatakan sudah dapat membedakannya, sebab sebelumnya dirinya pernah menjadi seorang kasir.

“Saya pernah jadi kasir, hitung-hitung uang. Jadi saya bisa bedakan mana uang palsu dan asli,” ujarnya.

Kemudian, terkait pengaman ketika membawa uang puluhan juta dari tempat tinggalnya, dia mengatakan sebenarnya tidak ada cara khusus. Terpenting katanya, tidak berpenampilan mencolok yang menarik perhatian.

“Berpakaian biasa saja, tidak mengenakan perhiasan atau aksesoris yang mencolok,” imbuhnya.

Diketahui, menjelang perayaan Idul Fitri biasanya penyedia jasa penukaran uang akan menjamur dimana-mana. Mereka biasanya bertebaran di pinggir jalan.

Penyedia jasa ini biasanya banyak ditemui di sepanjang jalan kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat.

Kekinian, meski tidak seramai sebelum pandemi Covid-19, penyedia jasa penukaran uang masih dapat di temui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Penjaja Uang Baru di Kota Tua: Dulu Jaya, Kini Redup Diterpa Pandemi

Cerita Penjaja Uang Baru di Kota Tua: Dulu Jaya, Kini Redup Diterpa Pandemi

Jakarta | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:36 WIB

Sehari Raup Rp15 Juta Sebelum Corona, Jasa Penukar Uang Kini Gigit Jari

Sehari Raup Rp15 Juta Sebelum Corona, Jasa Penukar Uang Kini Gigit Jari

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 13:14 WIB

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang di Tangsel Laris Manis

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang di Tangsel Laris Manis

Jakarta | Senin, 10 Mei 2021 | 11:51 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB