Operasi Larangan Mudik Lebaran, Polda Lampung Periksa 29.801 Kendaraan

Erick Tanjung

Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:30 WIB
Operasi Larangan Mudik Lebaran, Polda Lampung Periksa 29.801 Kendaraan
Ilustrasi--penyekatan dalam rangka laragan mudik lebaran. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Polda Lampung telah memeriksa sebanyak 29.801 unit kendaraan pada Operasi Ketupat Krakatau 2021 selama mudik lebaran 6 Mei - 12 Mei 2021.

"Berdasarkan data Operasi Ketupat Krakatau 2021 dari Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung hingga Rabu (12/5), telah melakukan pemeriksaan kendaraan sebanyak 29.801 unit kendaraan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Bandarlampung, Jumat (14/5/2021).

Pandra yang juga Kepala Satuan Tugas Bantuan Operasi (Banops) pada Operasi Ketupat Krakatau tahun ini menyampaikan, tercatat data di 9 pos penyekatan untuk kendaraan yang diminta putar balik sampai Kamis (13/5) pukul 06.00 WIB sebanyak 590 unit kendaraan.

Ia juga menjelaskan pelaksanaan rapid test antigen secara random sebanyak 1.178 orang dengan hasil negatif sebanyak 1.175 orang sedangkan yang positif sebanyak 3 orang. Untuk penindakan pelanggaran travel gelap berupa tilang sebanyak 87 tilang dan membagikan masker kepada masyarakat sebanyak 473 buah.

Lanjut Pandra, untuk kejadian kecelakan lalu lintas sampai Rabu (12/5) terdata sebanyak 21 kejadian, bila dibandingkan dengan H-7 (22/5) sebanyak 7 kejadian dan dibandingkan dengan H-6 (11/5) sebanyak 5 kejadian. Hal ini mengalami kenaikan 40 persen dengan korban meninggal dunia 8 orang, luka berat sebanyak 9 orang dan luka ringan sebanyak 16 orang dengan kerugian materil sebesar Rp82 juta.

Sementara data arus naik kapal yang tiba di Bakauheni (6/5) sampai (12/5), kapal yang operasi sebanyak 338 unit, pejalan kaki sebanyak 15.704 orang, yang berada di dalam kendaraan sebanyak 2.803.061 orang. Kendaraan roda dua sebanyak 15.506 unit, kendaraan roda empat sebanyak 33.569 unit, bus sebanyak 2.238 unit, truk/kendaraan besar sebanyak 35.921 unit.

Sementara melalui Pelabuhan Bakauheni per Kamis (6/5) sampai dengan Rabu (12/5), kapal yang operasi sebanyak 356 unit, pejalan kaki sebanyak 5.544 orang, yang berada didalam kendaraan sebanyak 167.695 orang. Lalu kendaraan roda dua sebanyak 2.657 unit, kendaraan roda empat sebanyak 20.436 unit, bus sebanyak 2.113 unit, truk/kendaraan besar sebanyak 31.706 unit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran Idul Fitri, Belasan Ribu Orang Naik Kereta Api Lokal Bandung Raya

Lebaran Idul Fitri, Belasan Ribu Orang Naik Kereta Api Lokal Bandung Raya

Jabar | Jum'at, 14 Mei 2021 | 10:54 WIB

Rumah Warga Bekasi yang Mudik Bakal Dipasang Stiker

Rumah Warga Bekasi yang Mudik Bakal Dipasang Stiker

Bekaci | Kamis, 13 Mei 2021 | 08:08 WIB

Pemudik Jakarta Ini Nangis, Menahan Rindu 2 Tahun Untuk Ketemu Anaknya

Pemudik Jakarta Ini Nangis, Menahan Rindu 2 Tahun Untuk Ketemu Anaknya

Bogor | Rabu, 12 Mei 2021 | 20:43 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB