Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Dianggap di Internasional

Rifan Aditya , Hernawan

Minggu, 16 Mei 2021 | 13:55 WIB
Soal Israel-Palestina, Rocky Gerung: Jokowi Tak Dianggap di Internasional
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (instagram/@jokowi)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari kecaman Presiden Jokowi soal aksi zionis Israel di Palestina yang mengakibatkan banyak orang termasuk perempuan dan anak-anak tewas.

Rocky Gerung menyebut Jokowi tidak lagi dikenali atau dipandang oleh dunia internasional karena menurutnya kerap absen dalam pertemuan-pertemuan penting.

Menurut dia, hal itu yang menyebabkan Jokowi tidak bisa berperan aktif dalam konflik di Timur Tengah, berbeda dari era-era sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Rocky Gerung lewat video berjudul "Soal Palestina, Jokowi Sudah Tidak Dianggap Oleh Komunitas Internasional" yang disiarkan melalui akun YouTube miliknya, Minggu (16/5/2021).

Rocky Gerung mengawali dengan menyebutkan bahwa kelemahan Indonesia hari ini ialah tidak bisa membuat konflik di Timur Tengah mereda.

Rocky Gerung soal kecaman Jokowi kepada Israel (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal kecaman Jokowi kepada Israel (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Itu kelemahan Indonesia hari ini. Dia tidak bisa bikin potensi konflik di Timur Tengah. Padahal dulu Indonesia selalu berperan dalam konflik Timur Tengah karena Indonesia dianggap mampu menyumbangkan perdamaian," kata Rocky Gerung.

Dia lantas membandingkan era Jokowi dengan presiden sebelumnya termasuk Soeharto, Habibie, sampai Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

"Maka dari itu, profil internasional kita kuat sekali pada waktu itu, zaman Pak Harto, Habibie, sampai Pak SBY, karena kita masih dianggap," tukasnya.

Namun, menurut Rocky Gerung situasi kini berbeda. Sebab dia merasa Jokowi jarang tampil dalam forum internasional. Hal itu membuat posisi Indonesia menjadi tak cukup berarti di dunia internasional.

baca juga

"Sekarang pemerintah kita tidak mau bergaul secara internasional. Maka dari itu gak ada yang kenal siapa Pak Jokowi di forum internasional. Ngomong dua kalimat saja gak bisa. Itu kan yang jadi olok-olok pers dunia," ujarnya.

Rocky Gerung menilai bagaimana pun kecaman yang dilontarkan Jokowi saat itu, tentu tidak akan berpengaruh banyak dalam konflik Israel dan Palestina.

Pasalnya, Rocky Gerung merasa pihak Israel tidak memperhitungkan kecaman-kecaman dari Indonesia.

"Jadi sekarang Indonesia mau kasih call tinggi, katakanlah sebagai mediator, ya orang gak anggap. Itu pelajaran yang mesti kita pegang, pemerintahan Jokowi sibuk dengan infrastruktur, ingin pamer sukses dalam negeri, tapi lupa Indonesia diminta oleh sejarah untuk menghidupkan perdamaian dunia," ungkapnya.

Sebelumya, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mengecam keras serangan Israel terhadap warga Palestina yang mengakibatkan ratusan orang termasuk perempuan dan anak-anak tewas.

Selain itu, ia juga mengajak semua pemimpin negara-negara di dunia untuk menghentikan agresi Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Indonesia Tak Akui Israel Sebagai Negara

Bukti Indonesia Tak Akui Israel Sebagai Negara

Bali | Minggu, 16 Mei 2021 | 12:28 WIB

Geram Lihat Pengguna Tiktok Menghina Palestina, Taqy: Kutandai Muka Kalian!

Geram Lihat Pengguna Tiktok Menghina Palestina, Taqy: Kutandai Muka Kalian!

Jogja | Minggu, 16 Mei 2021 | 12:04 WIB

Serukan Ganyang Israel, Ulama Syiah Irak Siapkan Bantuan untuk Palestina

Serukan Ganyang Israel, Ulama Syiah Irak Siapkan Bantuan untuk Palestina

News | Minggu, 16 Mei 2021 | 11:39 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×