Gembong Mafia Turki Tuduh Presiden Erdogan Danai Jihadis di Suriah

Bangun Santoso

Selasa, 01 Juni 2021 | 12:35 WIB
Gembong Mafia Turki Tuduh Presiden Erdogan Danai Jihadis di Suriah
Presiden Turki, Tayyib Erdogan. [Anadolu Agency]

Suara.com - Sedat Peker, gembong mafia Turki yang hidup di pengasingan, melalui YouTube, menuding pemerintah Turki mempersenjatai dan membeli minyak dari jihadis Suriah. Ia dengan hati-hati menjelaskan bagaimana sejumlah pembantu utama Presiden Recep Tayyip Erdogan menjalankan skema itu.

Peker, yang menurut para analis pernah menikmati hubungan dekatnya dengan penguasa Turki, mulai menyiarkan video di YouTube setiap minggu, menyampaikan sejumlah tuduhan tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemerintah sejak ia dipaksa meninggalkan negara itu.

Analis Atilla Yesilada mengatakan jumlah penonton siaran bos mafia itu terus bertambah.

"Jumlahnya sangat besar. Ia dengan mudah menarik antara 4 dan 5 juta penonton per video. Semua yang disampaikannya ikut digaungkan di saluran-saluran kelompok oposisi pemerintah," papar Yesilada.

"Jadi, menurut saya, semua orang tahu tentang apa yang ia katakan. Jelas, yang paling merusak adalah ketika ia membuka arsip tahun 1990an tentang pembunuhan di luar hukum," imbuhnya.

Peker menuduh mantan menteri dalam neger, Mehmet Aga, sebagai kepala organisasi bayangan yang dikenal dengan istilah “deep state.” Organisasi itu bertanggung jawab atas rangkaian pembunuhan wartawan terkemuka sejak 1990an. Aga memiliki hubungan dekat dengan Erdogan, dan putranya Tolga adalah wakil ketua parlemen untuk Partai AKP, yang memerintah di Turki.

Aga telah menyangkal tuduhan-tuduhan itu.

Erol Onderoglu dari Reporters Without Borders (Reporter Tanpa Tapal Batas) mengatakan perlu ada transparansi pemerintah tentang tuduhan-tuduhan tersebut.

“Ini seharusnya menjadi bagian dari penyelidikan parlemen terlebih dahulu, tetapi saya kira ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kesediaan pemerintah Turki menunjuk beberapa aktor negara dalam periode ini," kata Erol.

baca juga

"Jadi, transparansi kali ini seharusnya meredakan opini publik dan menunjukkan penghormatan kepada keluarga korban," tambahnya.

Erdogan Menepis Tuduhan

Atas hal itu, Presiden Erdogan menepis tuduhan itu.

Berbicara kepada para wakilnya, Presiden Erdogan mengklaim tuduhan-tuduhan itu sebagai bagian dari konspirasi internasional untuk menggulingkannya.

Namun tuduhan Peker berlanjut. Ia menuding putra orang kepercayaan Erdogan, yaitu mantan perdana menteri Binali Yildrim, menyelundupkan kokain dan mengubah Turki menjadi salah satu pusat terbesar untuk mengimpor dan mendistribusikan narkoba ke Eropa.

Yildrim membantah tudingan itu. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Driver Ojol Gigit Jari Dibayar Pakai Uang Suriah, 'Berharap Untung Malah Buntung'

Driver Ojol Gigit Jari Dibayar Pakai Uang Suriah, 'Berharap Untung Malah Buntung'

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 18:24 WIB

Parah! Sebuah Gunting Tertinggal di Perut Wanita Ini Saat Operasi

Parah! Sebuah Gunting Tertinggal di Perut Wanita Ini Saat Operasi

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 15:49 WIB

Gegara Kartu Flash, Militer AS Diduga Ungkap Pangkalan Tempat Penyimpanan Senjata Nuklir

Gegara Kartu Flash, Militer AS Diduga Ungkap Pangkalan Tempat Penyimpanan Senjata Nuklir

News | Sabtu, 29 Mei 2021 | 23:12 WIB

Jadi Korban Perdagangan Manusia, 22 Tenaga Kerja Indonesia Dari Suriah Dipulangkan

Jadi Korban Perdagangan Manusia, 22 Tenaga Kerja Indonesia Dari Suriah Dipulangkan

Jakarta | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:46 WIB

Bashar Assad Jadi Presiden Suriah Lagi, Dulang Nyaris 100 Persen Suara Pemilu

Bashar Assad Jadi Presiden Suriah Lagi, Dulang Nyaris 100 Persen Suara Pemilu

Jatim | Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:23 WIB

CEK FAKTA: Video Turki Siap Serang Israel, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Turki Siap Serang Israel, Benarkah?

Hits | Minggu, 23 Mei 2021 | 12:18 WIB

CEK FAKTA: Cristiano Ronaldo Sumbang Gaji Bantu Hamas Beli Roket?

CEK FAKTA: Cristiano Ronaldo Sumbang Gaji Bantu Hamas Beli Roket?

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×