16 Anak Panti Asuhan di Malaysia Jadi Korban Eksploitasi, Sepasang Suami Istri Dicokok

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 01 Juni 2021 | 20:38 WIB
16 Anak Panti Asuhan di Malaysia Jadi Korban Eksploitasi, Sepasang Suami Istri Dicokok
Ilustrasi anak hilang (Unsplash/Lucas)

Suara.com - Sepasang suami istri di Malaysia dicokok setelah melakukan eksploitasi pada 16 anak yang masih berstatsus di bawah umur.

Menyadur World Of Buzz, Selasa (1/6/2021) kasus tersebut terungkap setelah Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) mendapatkan laporan dari seorang remaja yang menjadi korban.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil menyelamatkan lima anak yatim, termasuk seorang remaja, yang menjadi korban eksploitasi tenaga kerja di sebuah rumah di Taman Bukit Seputeh, Kuala Lumpur.

Petugas menggerebek lokasi sekitar pukul 16.10 waktu setempat, setelah menerima laporan dari seorang korban berusia 18 tahun yang melarikan diri dari rumah tersebut.

Berdasarkan laporan Utusan, Kapolsek Brickfields, Asisten Komisaris Anuar Omar mengatakan bahwa penyelidikan awal mereka menemukan bahwa pelapor dan 16 anak serta remaja lainnya diambil dari panti asuhan di Kulim, Kedah, oleh pasangan yang membawa mereka ke rumah di Seputeh, pada 2017.

Belasan anak tersebut kemudian dipaksa melakukan pekerjaan rumah sepanjang hari dan diancam akan dipukuli jika menolak mengikuti perintah pasangan tersebut.

Untungnya, 14 dari 16 anak berhasil melarikan diri karena mereka tidak tahan menerima penyiksaan kejam dari pasangan tersebut.

"Korban berhasil kabur dari rumah sekitar pukul 10.00 (waktu setempat) kemarin, dan datang ke kantor untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut," jelas Anuar Omar.

"Setelah itu, seorang pria berusia 55 tahun dan seorang wanita berusia 54 tahun ditangkap sementara lima anak berusia antara delapan dan 17 tahun, yang diyakini sebagai korban perdagangan manusia berhasil diselamatkan," katanya.

baca juga

Kedua tersangka akan dibawa ke Magistrate Kuala Lumpur, untuk permohonan penahanan guna penyelidikan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.

"Informasi yang berkaitan dengan kejahatan dapat disalurkan ke Saluran Siaga Polisi Brickfields di 03-2297 9222, Saluran Siaga Kepolisian Kuala Lumpur di 03-2115 9999 atau kantor polisi terdekat." ujar Anuar Omar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mertua Ustadz Gondrong Mengaku Diancam Masuk Penjara Jika Tak Buat Laporan Polisi

Mertua Ustadz Gondrong Mengaku Diancam Masuk Penjara Jika Tak Buat Laporan Polisi

Bekaci | Selasa, 01 Juni 2021 | 19:05 WIB

Menyayat Hati! Tak Punya Uang, Anak ini Tiup Lilin Di Atas Baskom Bak Kue Ultah

Menyayat Hati! Tak Punya Uang, Anak ini Tiup Lilin Di Atas Baskom Bak Kue Ultah

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 19:30 WIB

Toyota, Daihatsu dan Honda Stop Produksi Mobil di Malaysia

Toyota, Daihatsu dan Honda Stop Produksi Mobil di Malaysia

Otomotif | Selasa, 01 Juni 2021 | 18:28 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×