alexametrics

Langkah Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024 Bakal Terasa Berat, Begini Kata Analis Politik

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari
Langkah Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024 Bakal Terasa Berat, Begini Kata Analis Politik
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberi sambutan [Suara.com/Adi Mulyadi]

Nama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil kini turut masuk dalam daftar kandidat yang diunggulkan dalam kontestasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Suara.com - Nama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil kini turut masuk dalam daftar kandidat yang diunggulkan dalam kontestasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai, perjalanan pria yang disapa Kang Emil menuju pesta demokrasi itu akan terasa berat. 

Dia menilai kecenderungan partai politik saat ini tengah mengunci diri, karena hendak mengusung kadernya sendiri. Adi mencontohkan, PDI Perjuangan yang tengah santer mengusung Puan Maharani. 

Kemudian ada Partai Golkar yang bakal mengusung ketua umumnya, Airlangga Hartarto. Kondisi itu juga berlaku bagi partai lainnya seperti Gerindra atau Demokrat.

"Disitulah kemudian saya menduga akan berat bagi Ridwan Kamil untuk menjadi capres dengan melalui partai politik yang saat ini sudah hampir digembok elit-elit mereka," kata Adi dalam paparannya yang disampaikan melalui daring, Sabtu (5/6/2021). 

Baca Juga: Pilih Formula Puan - Anies Maju Pilpres 2024, Ini Alasan Politikus PDIP

Faktor lain yang memberatkan Kang Emil juga dilihat Adi dari belum adanya partai yang sejauh ini mendekati mantan Walikota Bandung tersebut.

Sejauh ini, Adi masih melihat masing-masing partai politik yang tengah sibuk untuk mengusung jagoan dari kandangnya sendiri. 

"Di situ saya ukurannya, PKB juga sedang mengunci, siapa yang akan mereka ajukan, Gus Ami, Cak Imin," ucapnya. 

Pun dia juga menyebut PKS kini mulai diidentikan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"PKS konon didekati ataupun merasa dekat bahkan merasa diindentikan dengan Anies Baswedan."

Baca Juga: Politikus PDIP Ini Pilih Puan Jadi Capres, Ganjar Pranowo Hanya Menteri

Komentar