Wanita Ngadu Dilecehkan di KRL, Malah Direspons Ngegas Admin Commuterline

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 06 Juni 2021 | 12:31 WIB
Wanita Ngadu Dilecehkan di KRL, Malah Direspons Ngegas Admin Commuterline
Admin Commuterline ngegas tanggapi aduan pelecehan seksual di KRL (Twitter)

Suara.com - Seorang wanita mengeluhkan mendapatkan tindak pelecehan saat berada di dalam KRL melalui media sosial.

Namun, bukannya mendapatkan bantuan dari pihak KAI Commuter, admin Twitter @commuterline justru memberikan respons ngegas.

Awalnya, akun Twitter @zharrala mengadukan insiden pelecehan yang dialami rekannya di KRL Cikarang.

Ia merasa ada seorang pria yang mengeluarkan kemaluannya di dalam gerbong. Sontak, korban langsung menendang pria tersebut.

Namun, petugas KRL justru tidak membuat laporan apapun dengan dalih korban tak memiliki bukti.

Cuitan tersebut direspons oleh akun Twitter resmi PT KCI dengan balasan yang ngegas.

"Btw kejadiannya dialami sama teman mbak kan? Bukan sama mbaknya? Kenapa enggak langsung lapor polisi saja mbaknya? Dan kalau lapor polisi si mbaknya pun harus ada bukti," demikian balasan admin akun @commuterlune seperti dikutip Suara.com, Minggu (6/6/2021).

Admin Commuterline ngegas tanggapi aduan pelecehan seksual di KRL (Twitter)
Admin Commuterline ngegas tanggapi aduan pelecehan seksual di KRL (Twitter)

Respons ngegas dari admin KRL Commuter itu belakangan sudah dihapus. Meski demikian, banyak warganet yang sudah memotret balasan tersebut hingga viral di media sosial.

Foto tangkapan layar respons KAI Commuter itu salah satunya diunggah oleh akun Twitter @twinklettlestar sebagai rekan korban yang mengalami pelecehan seksual.

baca juga

"Teman gue posting kalau temannya kena pelecehan seksual di commuterline. Begini tanggapan admin @commuterline. Sudah dihapus takut dipecat kali," ungkapnya.

Reaksi admin KAI Commuter itu langsung viral dan disorot publik. Banyak warganet geram dengan tanggapan resmi Commuterline atas kasus pelecehan seksual yang dialami oleh penumpang.

Admin Commuterline ngegas tanggapi aduan pelecehan seksual di KRL (Twitter)
Admin Commuterline ngegas tanggapi aduan pelecehan seksual di KRL (Twitter)

Pihak KAI Commuter melalui akun resmi yang sama menyampaikan permohonan maaf atas respons salah satu adminnya itu.

"Kami mohon maaf atas kekeliruan agent dalam merespons kritik dan saran yang disampaikan, selanjutnya petugas akan diberi pembinaan. Hal tersebut tidak kami benarkan dan tidak mencerminkan layanan KRL Commuter Line secara keseluruhan," tulisnya.

Pihak KAI Commuter mengaku sudah menghubungi korban dan siap mendampingi korban untuk menindaklanjuti kasus pelecehan tersebut ke ranah hukum.

"Kami sudah menghubungi korban, jika korban menginginkan informasi lanjut untuk ke kepolisian akan kami dampingi. Untuk case ini sudah kami sampaikan ke unit keamanan PT KCI untuk selanjutnya agar dapat diproses," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sengaja Pecahkan Ratusan Telur di Warung, Solusi Warganet Malah Bikin Ngakak

Tak Sengaja Pecahkan Ratusan Telur di Warung, Solusi Warganet Malah Bikin Ngakak

Tekno | Minggu, 06 Juni 2021 | 12:00 WIB

Kado dari Ayah Bentuknya Aneh, Cewek Ini Girang Pas Lihat Isinya

Kado dari Ayah Bentuknya Aneh, Cewek Ini Girang Pas Lihat Isinya

Kalbar | Minggu, 06 Juni 2021 | 11:16 WIB

Beli Misteri Boks Rp 200 Ribu Dikira Dapat HP, Ternyata Malah Bikin Ngelus Dada

Beli Misteri Boks Rp 200 Ribu Dikira Dapat HP, Ternyata Malah Bikin Ngelus Dada

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 10:32 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×