Pria yang Tampar Presiden Prancis Nganggur, Punya Senjata Reproduksi dan Bendera Soviet

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:35 WIB
Pria yang Tampar Presiden Prancis Nganggur, Punya Senjata Reproduksi dan Bendera Soviet
Presiden Prancis Emmanuel Macron ditampar warga (Twitter)

Suara.com - Pria yang berani menampar Presiden Prancis diduga adalah pecandu Live Action Roleplay (LARP) abad pertengahan dan memiliki senjata hingga bendera Uni Soviet.

Menyadur Russian Today, Kamis (10/6/2021) Damien Tarel, dituduh menampar wajah Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berkunjung ke sebuah restoran.

Tarel telah disebutkan dalam laporan berita sebagai pria yang tertangkap kamera meneriakkan "Ganyang Macron-isme!" dan menampar wajah Macron pada hari Selasa (8/6).

Setelah kejadian, Tarel segera ditangkap bersama dengan temannya bernama'Arthur C.'. Polisi kemudian menggeledah rumah mereka di daerah tersebut.

Menurut La Parisien, yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, polisi diduga menemukan "banyak buku permainan peran, simulasi pertempuran, karya Abad Pertengahan dan bahkan bendera Soviet" di rumah Tarel.

Polisi juga menemukan senjata reproduksi yang digunakan untuk permainan. Sumber tersebut juga menyebut keyakinan ideologis Tarel sebagai "bubur ideologis."

Sumber itu juga mengatakan kepada La Parisien bahwa Tarel tinggal di rumah bersama ibunya "dalam semacam dunia paralel yang terbuat dari permainan peran, simulasi perkelahian abad pertengahan," dan dia diduga tidak memiliki pekerjaan tetap.

Di akun Instagram miliknya, Tarel terlihat sering posting foto-foto yang menunjukkan pria mengenakan pakaian dan baju besi kuno sambil memegang pedang dan perisai.

Teman Tarel, yang hanya diidentifikasi sebagai 'Arthur C.', juga digeledah rumahnya setelah insiden. Polisi diduga menemukan senapan yang dimiliki secara legal dan salinan buku Adolf Hitler 'Mein Kampf'.

Presiden Macron menyebut kejadian yang menimpanya sebagai insiden terisolasi yang dilakukan oleh individu "ultra-kekerasan".

"Saya baik-baik saja. Kita harus menempatkan insiden ini, yang menurut saya merupakan peristiwa yang terisolasi, ke dalam perspektif," katanya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Dauphiné Liberé Selasa malam.

"Jangan biarkan peristiwa terisolasi, individu ultra-kekerasan ... mengambil alih debat publik: mereka tidak pantas mendapatkannya. ." tegasnya.

Berbicara di Majelis Nasional, Perdana Menteri Jean Castex mengeluarkan reaksi tegas atas peristiwa yang menimpa orang nomor satu di Prancis tersebut.

"Melalui kepala negara, itulah demokrasi yang telah ditargetkan," katanya dan disambut tepuk tangan meriah dari anggota parlemen dari semua jajaran.

"Demokrasi adalah tentang debat, dialog, konfrontasi ide, ekspresi ketidaksepakatan yang sah, tentu saja, tetapi dalam kasus apa pun itu tidak boleh berupa kekerasan, serangan verbal, dan bahkan lebih sedikit serangan fisik," tegas Castex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Performa Anjlok di Barcelona, Griezmann Tetap Kartu As Timnas Prancis di Euro 2020

Performa Anjlok di Barcelona, Griezmann Tetap Kartu As Timnas Prancis di Euro 2020

Bola | Rabu, 09 Juni 2021 | 20:35 WIB

Deschamps Ungkap Cedera Karim Benzema Jelang Euro 2020

Deschamps Ungkap Cedera Karim Benzema Jelang Euro 2020

Bola | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:12 WIB

Presiden Prancis Ditampar saat Kunjungan, Pelaku Teriak: Ganyang Macronia!

Presiden Prancis Ditampar saat Kunjungan, Pelaku Teriak: Ganyang Macronia!

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 13:23 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB