Tiga Daerah di Provinsi Jambi Masuk Zona Merah Covid-19

Erick Tanjung

Rabu, 16 Juni 2021 | 00:25 WIB
Tiga Daerah di Provinsi Jambi Masuk Zona Merah Covid-19
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi menyatakan Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi masuk zona merah atau zona risiko tinggi penularan Covid-19.

"Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi zona merah Covid-19, Kabupaten Tebo yang sebelumnya zona merah turun ke zona oranye," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah di Jambi, Selasa (15/6/2021).

Delapan kabupaten dan kota lainnya di daerah itu berada di zona oranye Covid-19 atau zona risiko sedang penularan Covid-19. Yakni Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Tebo, Bungo, Merangin, Sarolangun, Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Tiga kabupaten dan kota tersebut meningkat dari zona oranye ke zona merah Covid-19 karena terjadi peningkatan terhadap warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu pekan terakhir.

Pada hari ini terdapat 128 orang warga di daerah itu yang terkonfirmasi positif Covid-19. Diantaranya 45 orang di Kabupaten Muaro Jambi, 50 orang di Kota Jambi, 20 orang di Sarolangun dan 13 orang di Kabupaten Tebo.

Dengan demikian sudah terdapat 11.247 orang warga di daerah itu terkonfirmasi positif Covid-19 sejak terjadinya pandemi.

Dan 44 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu dinyatakan sembuh. Diantaranya 30 orang di Kota Jambi, sembilan orang di Kabupaten Tebo dan lima orang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dengan tambahan pasien sembuh tersebut, total pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh di daerah itu berjumlah 9.249 orang. Dan yang masih menjalani proses isolasi dan perawatan sebanyak 1.786 orang.

"Hari ini juga terdapat empat orang pasien Covid-19 asal Kota Jambi yang meninggal, sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal berjumlah 212 orang," kata Johansyah.

baca juga

Satgas COVID-19 Provinsi Jambi menghimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin. Yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil: Bandung Raya Siaga 1 COVID-19

Ridwan Kamil: Bandung Raya Siaga 1 COVID-19

Bekaci | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:06 WIB

Kasus Covid-19 di Jogja Meningkat, Mayoritas Penularan dari Keluarga

Kasus Covid-19 di Jogja Meningkat, Mayoritas Penularan dari Keluarga

Jogja | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:20 WIB

Terus Menipis, Kapasitas Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Sisa 22 Persen

Terus Menipis, Kapasitas Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Sisa 22 Persen

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 14:49 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×