Pakar Gempa: Ketinggian Gelombang Tsunami di Padang Bisa Capai Enam Meter

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 17 Juni 2021 | 12:02 WIB
Pakar Gempa: Ketinggian Gelombang Tsunami di Padang Bisa Capai Enam Meter
Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) berlari ke tempat aman saat simulasi evakuasi gempa dan tsunami di Lubukbuaya, Padang, Sumbar (Antara/Iggoy El Fitra)

Suara.com - Pakar gempa Universitas Andalas (Unand), Dr Badrul Mustafa memperkirakan jika di Padang terjadi gempa diikuti tsunami, ketinggian gelombang laut dapat mencapai enam meter.

"Angka ini hasil perkiraan dari kajian jika pusat gempa berada di megathrust segmen Siberut yang berada di sisi barat Mentawai," katanya di Padang, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, mengacu dari perkiraan tersebut, saat ini di Padang telah dibuat zonasi tsunami dengan kategori daerah zona merah, kuning dan hijau.

"Untuk zona merah adalah wilayah yang ketinggiannya di bawah 12 meter dari permukaan laut, sehingga merupakan lokasi paling rentan ketika tsunami terjadi," ujarnya.

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang saat gempa berada di zona merah harus segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

"Saat terjadi gempa yang berpotensi tsunami pastikan berada di daerah yang ketinggiannya di atas 12 meter dari permukaan laut," katanya.

Ia menyarankan kepada Pemkot Padang untuk memperbanyak plang terkait informasi ketinggian daerah tersebut di lokasi yang banyak dilalui masyarakat.

"Informasi itu penting agar masyarakat tahu di mana posisi evakuasi yang aman atau segera mencari bangunan yang tinggi untuk menyelamatkan diri sementara," ujarnya.

Badrul juga mengingatkan masyarakat jangan hanya mengandalkan pemberitahuan baik dari sirine atau sumber lain untuk  memastikan apakah gempa berpotensi tsunami atau tidak.

baca juga

Kuncinya, jika gempa yang terjadi amat kuat, sehingga tidak bisa berdiri, berlangsung lebih dari 30 detik, maka jadikan itu peringatan dini untuk segera melakukan evakuasi.

Jangan tunggu informasi dulu, warga Padang punya waktu 17 sampai 20 menit menyelamatkan diri untuk mencari lokasi lebih tinggi yang tidak terjangkau tsunami.

"Pemerintah Kota Padang juga sudah memasang garis biru zona selamat tsunami di jalan-jalan utama sebagai panduan." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsunami Kecil di Maluku Tengah, BMKG Ungkap Kawasan Selatan Pulau Seram Rawan

Tsunami Kecil di Maluku Tengah, BMKG Ungkap Kawasan Selatan Pulau Seram Rawan

Sumbar | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:25 WIB

Perhatian! 5 Fakta Tsunami Kecil di Maluku Tengah

Perhatian! 5 Fakta Tsunami Kecil di Maluku Tengah

Tekno | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:30 WIB

Pulau Tolop Batam, Ziarah Ulama Kerajaan Samudera Pasai dan Keturunan Rasulullah

Pulau Tolop Batam, Ziarah Ulama Kerajaan Samudera Pasai dan Keturunan Rasulullah

Batam | Kamis, 17 Juni 2021 | 09:53 WIB

BMKG: Wilayah Selatan Pulau Seram Maluku Tengah Rawan Gempa dan Tsunami

BMKG: Wilayah Selatan Pulau Seram Maluku Tengah Rawan Gempa dan Tsunami

Jakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB