Curhat Wanita 14 Tahun Ikut Tes CPNS, Mundur dari Perusahaan Demi Mimpi Orang Tua

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 17 Juni 2021 | 14:57 WIB
Curhat Wanita 14 Tahun Ikut Tes CPNS, Mundur dari Perusahaan Demi Mimpi Orang Tua
Curhat wanita 14 tahun ikut tes CPNS (TikTok).

Suara.com - Seorang wanita baru saja membagikan pengalaman 14 tahun berjuang agar bisa lolos tes CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil. Dia mengaku mencoba tes CPNS setelah lulus SMA sampai usianya menginjak kepala tiga.

Wanita tersebut mengungkap alasan di balik kegigihannya. Usut punya usut, dia berjuang karena sang ayah punya mimpi melihat anak-anaknya menjadi seorang pegawai negeri.

Curhatan wanita tersebut langsung menjadi viral setelah dibagikan lewat TikTok, Selasa (15/6/2021). Kekinian, video telah puluhan ribu kali ditayangkan.

"14 tahun perjuangan CPNS," ungkapnya seperti dikutip Suara.com.

Lewat keterangan video, wanita tersebut mengungkapkan dia pertama kali ikut tes CPNS sejak tamat SMA, dan berlanjut setelah kuliah. Hanya saja, dia masih gagal.

"Aku lulus PNS usia 32 tahun dan masih gadis. Sudah tua memang. Padahal sejak tamat SMA sambil kuliah aku terus ikuti tes CPNS tiap tahun dari formasi SMA, tapi belum rezeki," katanya.

Curhat wanita 14 tahun ikut tes CPNS (TikTok).
Curhat wanita 14 tahun ikut tes CPNS (TikTok).

Wanita tersebut mengaku sudah malas untuk mengikuti tes PNS. Namun semangatnya tak patah karena semangat dan tuntutan dari sang ayah.

"Sebenarnya aku sudah malas, tapi bapak terus menyemangati dan rajin antar daftar dan ujian," terang dia.

Lebih lanjut, wanita tersebut mengaku sempat diterima kerja di sebuah perusahaan bergaji lumayan setelah lulus kuliah.

baca juga

Namun, sang ayah tetap memintanya untuk mengikuti tes CPNS dengan formasi lulusan kuliah teknik sipil.

"Tamat kuliah jurusan teknik sipil, aku diterima kerja di Perusahaan kontruksi dengan gaji lumayan. Tapi bapak tetap minta ikut tes CPNS tiap tahun dari formasi teknik sipil. Bapak pengen lihat anaknya lulus PNS," paparnya.

Sayangnya, sampai 2012 wanita tersebut belum berjodoh lulus PNS. Padahal, tahun itu sang ayah meninggal dunia.

"Sampai akhirnya bapak meninggal dunia tahun 2012 tapi aku belum PNS juga," tukasnya.

Setelah kejadian itu, dia mengaku tetap mencoba untuk daftar CPNS sampai pada 2013 akhirnya dinyatakan lulus.

"Tanpa penyemangat, tahun 2013 aku coba lagi dan lulus, aku senang sekali, aku yakin bapak pun begitu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBS Minta Maaf Adegan Racket Boys Dicap Hina Indonesia, Publik Sinis

SBS Minta Maaf Adegan Racket Boys Dicap Hina Indonesia, Publik Sinis

Kalbar | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:49 WIB

Bikin Nyesek! Pria Ini Ditinggal Calon Istri Gegara Uang Modal Nikah Raib di Crypto

Bikin Nyesek! Pria Ini Ditinggal Calon Istri Gegara Uang Modal Nikah Raib di Crypto

Surakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:47 WIB

Tuai Pujian, Video Lelaki Makan di Piring yang Sama dengan Seekor Burung Liar

Tuai Pujian, Video Lelaki Makan di Piring yang Sama dengan Seekor Burung Liar

Lifestyle | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×