Angka Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Jum'at, 18 Juni 2021 | 17:28 WIB
Angka Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDI) Aman Bhakti Pulungan [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Angka kematian anak akibat Covid-19 yang terjadi di Indonesia menempati posisi tertinggi di dunia. Dari data yang disampaikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) prosentase kematian anak di Indonesia akibat Covid-19 mencapai 12,5 persen.

Dengan demikian, Ketua Umum IDAI Aman Bhakti Pulungan menggambarkan 1 dari 8 kasus konfirmasi positif di Indonesia adalah anak berusia 0-18 tahun, hal ini sangat berbahaya.

"Kedua, data IDAI menunjukkan case fatality rate-nya itu 3-5 persen. Jadi kita ini kematian yang paling banyak di dunia, jadi bisa dibayangkan kan, 1 dari 8 itu anak dan meninggal 3-5 persen," kata Aman dalam jumpa pers virtual, Jumat (18/6/2021).

Hal itu diperparah dengan keterbatasan rumah sakit menyediakan ICU khusus anak yang membutuhkan pertolongan segera.

Dia menyebut jika pemerintah tidak melakukan intervensi kebijakan yang tegas dalam beberapa pekan ke depan rumah sakit akan kolaps.

"Apalagi saat ini SDM juga sedang menurun termasuk dokter dan perawat, dan obat-obatan yang khusus juga banyak tidak tersedia. Jadi kita bisa kolaps," tambahnya.

Oleh sebab itu, Aman meminta semua kegiatan yang melibatkan anak mulai dari sekolah hingga rekreasi ke luar rumah harus dihentikan sementara.

Orang tua atau pengasuh harus lebih sabar mendampingi anak saat beraktivitas secara online, daripada membahayakan anak keluar rumah.

"Kapan lagi kita jadi orang tua, menyayangi anak? Jadilah orang tua saat pandemi. Dampingi anak-anak kita. Hindari membawa anak ke luar rumah. Kecuali mendesak, anak itu harus di rumah," katanya.

baca juga

Desakan untuk pemerintah ambil langkah tegas ini turut disampaikan oleh lima organisasi profesi kedokteran.

Kelima organisasi itu antara lain; Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 RI Meroket, IDAI Tak Setuju Sekolah Buka Juli 2021

Kasus Covid-19 RI Meroket, IDAI Tak Setuju Sekolah Buka Juli 2021

News | Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:15 WIB

Antivaksin Disebut Bikin Kacau, IDAI Desak Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Antivaksin Disebut Bikin Kacau, IDAI Desak Pemerintah Tarik Rem Darurat!

Health | Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:06 WIB

Dari IDI hingga IDAI Tidak Rekomendasikan Sekolah Tatap Muka Dimulai

Dari IDI hingga IDAI Tidak Rekomendasikan Sekolah Tatap Muka Dimulai

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 10:29 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×