Gandeng China, Mesir Umukan Selesai Pasang Beton Menara Tertinggi di Mesir

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 18 Juni 2021 | 18:27 WIB
Gandeng China, Mesir Umukan Selesai Pasang Beton Menara Tertinggi di Mesir
Gedung pencakar langit tertinggi di Afrika, Iconic Tower.[Xinhua]

Suara.com - Mesir mengumumkan penyelesaian pekerjaan beton di gedung pencakar langit Iconic Tower, yang diklaim sebagai menara tertinggi di Afrika.

Pengumuman tersebut, menyadur Arab News Jumat (18/6/2021), merupakan bagian dari proyek ambisius ibukota baru New Administrative Capital (NAC).

"Ini mewakili hari bersejarah dalam sejarah Mesir modern dan berfungsi sebagai dokumentasi pertumbuhan yang disaksikan negara," jelas Menteri Perumahan Assem Al-Gazzar pada pada Kamis (17/6).

Investasi mega proyek tersebut diperkirakan mencapai 3 miliar dolar atau sekitar Rp 43 triliun lebih.

Proyek ini dilaksanakan bersama oleh Kementerian Perumahan Mesir, yang diwakili oleh New Urban Community Authority, dan China State Construction Engineering Corporation, salah satu perusahaan kontraktor terbesar di dunia.

Al-Gazzar mengatakan kepemimpinan politik mengambil peran penuh dalam proyek-proyek pembangunan di NAC. Dia juga mengatakan bahwa proyek Iconic Tower akan menjadi titik balik dalam sejarah urbanisasi di Mesir.

Al-Gazzar menjelaskan bahwa minggu depan proyek baru akan diluncurkan di kota El-Alamein bersama beberapa menara baru, "yang menegaskan sejauh mana kerjasama antara Mesir dan China."

Al-Gazzar juga berterima kasih kepada China dan perusahaannya atas "fleksibilitas luar biasa mereka dengan pemerintah Mesir dalam mengimplementasikan proyek besar ini."

Kawasan pusat bisnis NAC direncakan memiliki 20 menara, termasuk Menara Ikonik yang diklaim tingginya mencapai 400 meter.

baca juga

Ahmed Al-Banna, manajer proyek dari perusahaan Dar Al-Handasa, mengatakan konstruksi memakan waktu 800 hari kerja non-stop. Ia juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 tidak menghentikan pekerjaannya.

Dikatakannya, pengerjaan dilakukan dalam tiga tahap, setelah itu dilakukan pemasangan kekuatan beton yang mempercepat pengerjaan di dalam menara.

Tahap kedua, dari lantai tiga hingga lantai 30, memakan waktu sekitar 100 hari kerja, sedangkan untuk tahap ketiga, satu lantai membutuhkan waktu sekitar enam hari kerja.

Jumlah insinyur, teknisi dan pekerja dalam kelompok berjumlah 190 orang. Proyek menara 80 lantai ini meliputi area seluas 65.000 meter persegi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percobaan Mengerikan Ilmuwan China: Tikus Jantan Bisa Hamil dan Melahirkan

Percobaan Mengerikan Ilmuwan China: Tikus Jantan Bisa Hamil dan Melahirkan

News | Jum'at, 18 Juni 2021 | 14:37 WIB

China Berhasil Kirim 3 Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Baru

China Berhasil Kirim 3 Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Baru

Tekno | Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:30 WIB

CEK FAKTA: Viral Video 'Kami Orang Dayak Gerah China Sudah Kuasai Daerah', Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Video 'Kami Orang Dayak Gerah China Sudah Kuasai Daerah', Benarkah?

News | Jum'at, 18 Juni 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

×