Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

Senin, 19 Januari 2026 | 09:06 WIB
Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipanas, Cianjur, pada Senin (19/1/2026) dini hari. [Dok. BGN]
Baca 10 detik
  • BGN klaim sidak rutin berhasil tingkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis.
  • Dapur pelanggar diberi waktu dua minggu untuk perbaikan atau ditutup sementara.
  • Sidak berdampak positif pada perbaikan infrastruktur dapur dan kualitas makanan.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim kualitas program Makan Bergizi Gratis atau MBG terus membaik berkat adanya inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan secara rutin ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG di berbagai daerah.

Tenaga Ahli Investigasi BGN, Herman Susilo, mengatakan sidak terhadap dapur SPPG telah dilakukan sejak awal operasional MBG pada Januari 2025 dan berlanjut secara berkala hingga saat ini.

“Pelaksanaan sidak ini sebenarnya sudah dimulai sejak MBG operasional pertama di bulan Januari 2025, dan itu berlangsung rutin di seluruh wilayah,” kata Herman usai lakukan sidak di empat SPPG di area Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (19/1/2026).

Herman menjelaskan, setiap sidak selalu disertai catatan evaluasi yang wajib ditindaklanjuti oleh pengelola SPPG dalam jangka waktu tertentu. BGN memberikan tenggat maksimal dua minggu untuk melakukan perbaikan.

“Jika dalam dua minggu itu tidak dilaksanakan, maka operasional kami tutup sementara. Itu sudah menjadi standar kami,” tegasnya.

Meski demikian, Herman menilai secara umum para pelaksana program di lapangan menunjukkan respons yang positif terhadap hasil evaluasi tersebut. Ia menyebut sudah terjadi perbaikan yang cukup signifikan dari waktu ke waktu.

Secara spesifik, hasil sidak juga berdampak langsung terhadap kualitas produk MBG, terutama dari sisi infrastruktur dapur sebagai pusat produksi utama makanan.

“Kalau kita lihat dari sisi infrastruktur dapur, hasil sidak ini tentu meningkatkan kualitas dapur. Karena inilah tempat produksi utamanya. Kalau dikaitkan dengan hasil produksi MBG, tentu ini sangat berkembang,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sejumlah wilayah yang sebelumnya belum memenuhi standar kini sudah menunjukkan peningkatan yang cukup baik setelah dilakukan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan.

Baca Juga: BGN Sidak Dapur MBG, Atap Sejumlah SPPG Belum Sesuai SOP

Herman juga menyampaikan pesan kepada para pengelola SPPG agar tetap konsisten menjalankan operasional dapur sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh BGN.

“Pastikan pengelolaan dapur SPPG sesuai dengan standar yang sudah kami tentukan. Juknis yang kami susun itu sudah mengacu pada standar keamanan pangan, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurut Herman, kepatuhan terhadap standar tersebut menjadi kunci utama untuk menjamin keamanan pangan dan kualitas MBG bagi para penerima manfaat. Namun, ia menegaskan BGN tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI