Tari Serimpi: Sejarah, Jenis, Makna Gerakan

Dany Garjito

Senin, 21 Juni 2021 | 19:20 WIB
Tari Serimpi: Sejarah, Jenis, Makna Gerakan
Tari Serimpi: Sejarah, Jenis, Makna Gerakan. (Youtube/Ajeng Alros)

Suara.com - Salah satu jenis tarian daerah yang perlu anda ketahui adalah Tari Serimpi, tarian adat yang berasal dari daerah Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah ini rasanya menarik untuk diulas.

Dengan dapat mengerti dan memaknai segala jenis kebudayaan yang ada di Indonesia artinya kita dapat mengapresiasi dan membantu melestarikan budaya kita sendiri.

Serimpi secara bahasa bermakna sebuah mimpi, yang dimana Tari Serimpi artinya adalah sebuah tarian yang akan membawa para penontonnya memasuki dunia mimpi.

Ingin tahu lebih jauh tentang Tari Serimpi? Mari simak ulasan lengkap tentang sejarah dan jenis-jenis Tari Serimpi.

Sejarah Tari Serimpi

Mulanya Tari Serimpi dianggap sebuah tarian yang sangat sakral sehingga hanya boleh dipentaskan hanya dalam kalangan internal keraton, Tari Serimpi sudah ada semenjak masa pemerintahan Pakubuwana VI (1823-1830) namun kerap kali mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Hal ini menyebabkan Tari Serimpi memiliki banyak jenis.

Salah satu jenis Tari Serimpi yang cukup dikenal adalah Tari Serimpi Sangupati, Tari Serimpi pertama kali dipentaskan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613) lebih tepatnya pada saat kerajaan Mataram sedang berada pada puncak kejayaan. Kemudian lambat laun mengalami perubahan nama seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Yang menjadi ciri khas dari Tari Serimpi adalah durasinya yang begitu lama (hampir 1 jam) membuat para penontonnya benar-benar serasa dibawa ke alam mimpi.

Jenis-Jenis Tari Serimpi

baca juga

Tari Serimpi terbagi menjadi beberapa jenis dan setiap tarian memiliki alur cerita yang berbeda, berikut adalah jenis-jenis Tari Serimpi yang perlu anda ketahui:

  1. Serimpi Sangupati
    Jenis Tari Serimpi ini merupakan cikal bakal Tari Serimpi yang ada, Serimpi Sangupati diciptakan oleh Pakubuwono VI. Sangupati diambil dari kata ‘Sang Pati’ atau calon pengganti raja, tarian ini menceritakan tentang bagaimana manusia mengendalikan hawa nafsunya
  2. Serimpi Anglirmendhung
    Tari ini mulanya terdiri dari 7 orang penari, namun kini mengalami perubahan sehingga hanya ada 4 penari. Keputusan ini dibuat oleh K.G.P.A.A Mangkunagara I
  3. Serimpi Ludira Madu
    Tarian yang bercerita tentang kasih sayang seorang ibu yang sudah meninggal ini dibuat diciptakan oleh Pakubuwono V, tarian ini menampilkan 4 orang penari perempuan
  4. Serimpi Renggawati
    Tari ini bercerita tentang legenda kisah tanah Jawa ‘Angling Darmo’, seorang titisan Batara Wisnu
  5. Serimpi China
    Sesuai dengan namanya tarian ini dipentaskan menggunakan kostum budaya Cina sebagai konsep tariannya
  6. Serimpi Padhelori
    Tari Serimpi selanjutnya bercerita tentang perang yang terjadi antara Dewi Sirtu Palaeli dengan Sudarawerti, tarian yang diciptakan oleh Sultan Hamengku Buwono VI dan VII ini memiliki salah satu properti yang cukup berbeda dengan jenis tarian Serimpi yang lainnya, yakni cundrik dan pistol
  7. Serimpi Pistol
    Sesuai dengan namanya tarian ini juga menggunakan pistol sebagai medium utamanya, tarian ini dibuat oleh Hamengkubuwono VII
  8. Serimpi Merak Kasimpir
    Tari daerah yang menggunakan pistol dan jemparing sebagai properti utama ini dicirikan dengan iringan musik gending merak kasimpir, tarian ini dibuat oleh Sultan Hamengkubuwono VII
  9. Serimpi Pramugari
    yang terakhir adalah sebuah tarian yang diiringi dengan gending pramugari, eits bukan pramugari maskapai ya. Tarian ini dibuat oleh Sultan Hamengkubuwono VII.

Makna Gerakan Tari Serimpi

Tari Serimpi ini merupakan sebuah bentuk representasi dari keanggunan dan kelembutan wanita Yogyakarta, seperti yang kita ketahui bahwa budaya Jawa sangat erat sekali dengan tutur kata halus dan perilaku yang lembut.

Demikian adalah ulasan tentang sejarah dan jenis-jenis Tari Serimpi yang perlu anda ketahui, semoga dengan adanya ulasan ini dapat memberikan wawasan dan informasi baru bagi anda.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Dipugar, Candi Mendut Ditutup Satu Tahun hingga 2027

Dipugar, Candi Mendut Ditutup Satu Tahun hingga 2027

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Di Balik Rencana Zonasi Pesisir Jawa Tengah, Nelayan Khawatir Ruang Hidup Kian Menyempit

Di Balik Rencana Zonasi Pesisir Jawa Tengah, Nelayan Khawatir Ruang Hidup Kian Menyempit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras

5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran

Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×