Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
Spanyol mengerahkan militer ke Ceuta setelah ribuan migran menerobos perbatasan dan belasan orang tewas. (BBC)
baca 10 detik
  • Sengketa wilayah Ceuta dan Melilla memicu ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Maroko.

  • Mayoritas penduduk enklave memilih bertahan di bawah kedaulatan Spanyol karena alasan kesejahteraan.

  • Maroko terus mengupayakan pengembalian wilayah enklave meski klaim hukum internasionalnya dinilai lemah.

Suara.com - Kehadiran wilayah enklave Spanyol di pesisir utara Afrika terus memicu friksi diplomatik yang intens dengan Maroko. Ketegangan berlanjut lantaran Rabat pantang menyerah menuntut pengembalian kawasan strategis tersebut ke kedaulatannya.

Kota Ceuta dan Melilla bersama gugusan pulau kecil Plazas de Soberanía menjadi sisa-sisa terakhir pengaruh imperium Eropa di benua Afrika. Garis perbatasan darat di wilayah tersebut kini berfungsi sebagai benteng terdepan Uni Eropa.

Akar keberadaan kawasan ini membentang jauh sebelum pembentukan negara Maroko modern. Jejak kolonialisme masa lalu mengunci status hukum kedua kota tersebut di bawah naungan Madrid.

Sebanyak 57 orang tewas saat puluhan ribu migran mencoba menerobos wilayah eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko sepanjang pekan ini.  (Faro TV)
Sebanyak 57 orang tewas saat puluhan ribu migran mencoba menerobos wilayah eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko sepanjang pekan ini. (Faro TV)

Sejarah Panjang Enklave Spanyol dan Kekuasaan Spanyol

Pemerintah Spanyol memegang kendali atas Ceuta sejak abad ke-16 setelah menerima pengalihan kekuasaan dari Portugal. Sementara itu, wilayah Melilla telah ditaklukkan oleh bangsawan Spanyol sejak akhir abad ke-15.

Dominasi historis tersebut menjadi fondasi utama bagi Madrid untuk mempertahankan hak kepemilikannya hingga hari ini. Narasi sejarah kejayaan masa lalu terus dipelihara sebagai simbol kebesaran bangsa.

Antropolog dari IMF-CSIC di Barcelona, Yolanda Aixelà Cabré, memberikan pandangannya terkait nilai strategis wilayah tersebut bagi pemerintah kolonial.

“Spanyol mencapai wilayah terluasnya di Amerika Latin, dan dengan lepasnya Kuba, Kosta Rika, dan Filipina pada tahun 1898, Spanyol mengalihkan pengaruhnya ke Afrika, meskipun sebagian besar kekuatan kolonial Eropa telah membaginya di antara mereka sendiri,” kata Cabré dikutip dari Al Jazeera.

Gengsi sejarah masa lalu membuat Pemerintah Spanyol enggan melepas kendali atas tanah perbatasan tersebut. Cabré menilai ada nilai ideologis mendalam yang terus dipertahankan oleh otoritas Madrid.

baca juga

“Bagi Spanyol, mempertahankan enklave-enklave ini [di pantai utara Afrika] sangat mendasar pada tingkat simbolis karena memperkuat keagungan Spanyol, masa lalu kekaisarannya yang terus dianggap oleh Negara sebagai pembawa peradaban yang berlawanan dengan kebiadaban, sebuah gagasan yang terangkum sempurna oleh wacana berulang bahwa [Christopher] Columbus, yang mewakili Raja Katolik, ‘menemukan’ Amerika,” tuturnya.

Di sisi lain, posisi tawar Maroko untuk merebut kembali kawasan tersebut terbentur oleh realitas sejarah. Peneliti sejarah Afrika Utara, Selim Balouati Lakhloufi, menjelaskan asal-usul keberadaan enklave tersebut.

“Wilayah-wilayah tersebut merupakan enklave yang telah diduduki selama berabad-abad,” ujar Lakhloufi.

Strategi Bertahap Pemerintah Maroko

Pasca-merdeka dari Prancis pada 1956, Maroko menetapkan klaim atas Ceuta, Melilla, dan Plazas de Soberanía sebagai agenda nasional. Namun, langkah diplomasi Rabat di tingkat internasional dinilai kurang agresif pada masa-masa awal dekolonisasi.

Pakar kebijakan luar negeri Maroko, Samir Bennis, membeberkan pertimbangan taktis yang diambil oleh para pemimpin Maroko kala itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran

Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:00 WIB

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Terkini

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba

Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Nakes Viral Komentar Nir-empati ke Pasien BPJS, Pakar UGM Ingatkan Sanksi Etik Menanti

Nakes Viral Komentar Nir-empati ke Pasien BPJS, Pakar UGM Ingatkan Sanksi Etik Menanti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Geledah Rumah Febrie, Kejagung Kantongi Dokumen dan Telusuri Jejak Don Ritto

Geledah Rumah Febrie, Kejagung Kantongi Dokumen dan Telusuri Jejak Don Ritto

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Harga Motor Listrik ALVA Terbaru 2026: Cek Bedanya Cervo, Cervo X dan Cervo Q

Harga Motor Listrik ALVA Terbaru 2026: Cek Bedanya Cervo, Cervo X dan Cervo Q

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas

Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda

Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:10 WIB

KPK Bidik Aliran Uang di Kasus Imigrasi, SGD 8.500 Disita dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel

KPK Bidik Aliran Uang di Kasus Imigrasi, SGD 8.500 Disita dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Chatib Basri Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat Gubernur PFII, Prabowo Segera Tentukan Pilihan

Chatib Basri Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat Gubernur PFII, Prabowo Segera Tentukan Pilihan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:09 WIB

×