Miris! Perempuan Myanmar Keguguran Usai Dipukuli Tentara Junta Militer

Bangun Santoso

Selasa, 22 Juni 2021 | 13:56 WIB
Miris! Perempuan Myanmar Keguguran Usai Dipukuli Tentara Junta Militer
ILUSTRASI: Suasana pemakaman Khant Nyar Hein, mahasiswa kedokteran berusia 17 tahun di Yangon, Myanmar (16/3/2021). [Foto/AFP]

Suara.com - Seorang perempuan asal Kotapraja Hmawbi, Yangon, Myanmar, keguguran setelah dipukuli oleh tentara. Perempuan yang hamil dua bulan tersebut merupakan salah satu dari 40 orang yang ditangkap sehubungan dengan kebakaran di sekolah dasar di Desa Sein Shwe Kone pada 14 Juni 2021.

Perempuan itu dipukuli di hari yang sama ketika fotonya dalam sebuah aksi protes ditemukan di ponselnya.

“Mereka menemukan gambar-gambar itu dan membawanya pergi. Mereka menggunakan alat untuk mengecek ponsel (perempuan itu), sehingga foto yang telah dihapus dapat ditemukan,” ungkap seorang warga desa dikutip dari Myanmar Now, Senin.

Menurut warga desa, perempuan tersebut kemudian dibebaskan pada 16 Juni dan sedang mendapat perawatan medis.

Media lokal Myanmar Now tidak dapat menghubungi langsung perempuan tersebut saat berita ini dibuat.

Penduduk lokal mengungkapkan tentara tiba beberapa jam setelah kebakaran terjadi dan bertanya ke sejumlah orang mengenai serangan pembakaran itu.

Ketika warga desa tidak mengetahui apa-apa terkait peristiwa tersebut, tentara menuntut untuk mengetahui siapa yang terkait dengan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dan berpartisipasi dalam aksi protes.

Menurut warga setempat, sebanyak 10 orang ditangkap pada hari terjadinya kebakaran, kemudian lebih dari 30 orang ditangkap dua hari berikutnya, dan sekitar 1.000 orang diinterogasi.

Warga desa mengungkapkan banyak dari mereka yang ditahan menjadi sasaran pemukulan.

baca juga

“Pertama mereka memukul lima kali dengan tongkat bambu dan bertanya siapa pelaku pembakaran. Ketika orang menjawab tidak tahu, mereka dipukul 10 kali dengan tongkat. Kemudian, 15 dan 20 kali apabila masih menjawab tidak tahu,” ungkap warga lain.

Para tentara juga disebutkan memeriksa daftar rumah tangga di desa untuk melihat anak-anak yang tidak bersekolah.

Berdasarkan keterangan warga lokal, tentara akan memukuli orang tua anak yang tidak sekolah.

Media yang dikendalikan junta menuduh terduga teroris yang berkaitan dengan NLD mengebom sekolah dan menyerang guru dan murid.

Pasukan pertahanan lokal yang setia kepada pemerintahan NLD membantah menargetkan warga agar rezim kudeta menyerahkan kekuasaan.

Myanmar diguncang kudeta militer pada 1 Februari dengan menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi.

Militer berdalih pemilu yang mengantarkan Suu Kyi terpilih dengan suara terbanyak penuh kecurangan.

Hingga 21 Juni, Asosiasi Pendamping untuk Tahanan Politik (AAPP) melaporkan 873 orang tewas sejak kudeta militer di negara tersebut. (Sumber: Kantor Berita Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Majelis Umum PBB Sepakat Serukan Embargo Senjata ke Myanmar

Majelis Umum PBB Sepakat Serukan Embargo Senjata ke Myanmar

News | Senin, 21 Juni 2021 | 09:10 WIB

Militer Myanmar Dilaporkan Bakar Satu Desa, Dua Lansia Tewas Terjebak Api

Militer Myanmar Dilaporkan Bakar Satu Desa, Dua Lansia Tewas Terjebak Api

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:02 WIB

Ya Tuhan! Bayi Umur 6 Hari Tewas Terlantar di Kamp Pengungsi Myanmar

Ya Tuhan! Bayi Umur 6 Hari Tewas Terlantar di Kamp Pengungsi Myanmar

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 12:26 WIB

Berbulan-bulan Ditahan Junta Militer Myanmar, Jurnalis AS Akhirnya Dibebaskan

Berbulan-bulan Ditahan Junta Militer Myanmar, Jurnalis AS Akhirnya Dibebaskan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 07:39 WIB

Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

News | Senin, 14 Juni 2021 | 13:35 WIB

Pesawat Militer Myanmar Jatuh di Mandalay, Junta: Cuaca Buruk

Pesawat Militer Myanmar Jatuh di Mandalay, Junta: Cuaca Buruk

News | Kamis, 10 Juni 2021 | 13:36 WIB

Membelot, Ratusan Tentara Myanmar Serang Balik Militer

Membelot, Ratusan Tentara Myanmar Serang Balik Militer

Sumbar | Kamis, 10 Juni 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×