Militer Myanmar Dilaporkan Bakar Satu Desa, Dua Lansia Tewas Terjebak Api

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 17 Juni 2021 | 16:02 WIB
Militer Myanmar Dilaporkan Bakar Satu Desa, Dua Lansia Tewas Terjebak Api
(Ilustrasi) Foto anak-anak di Myanmar yang bersembuni di sebuah lubang berlindung dari bom.[AFP]

Suara.com - Desa Kin Ma di Myanmar yang memiliki lebih dari 200 rumah hancur terbakar di tengah bentrokan antara militer dan kelompok anti-junta.

Menyadur The Guardian Kamis (17/6/2021), warga menyebut pasukan keamanan membakar desa Kin Ma di Magway pada Selasa sore setelah bertempur dengan penentang junta.

Lebih dari 1.000 orang berlindung ke hutan juga desa terdekat dan dua orang tua yang tidak dapat melarikan diri turut dibakar, kata warga desa pada situs berita Irrawaddy.

Televisi pemerintah MRTV menyalahkan 'teroris' atas kebakaran itu, dan mengatakan bahwa media melaporkan sebaliknya, yaitu sengaja merencanakan untuk mendiskreditkan militer.

MRTV mengatakan 40 teroris membakar sebuah rumah di Kin Ma, memicu kebakaran yang menyebar ke 100 dari 225 rumah di desa itu.

Militer Thailand menangkap sejumlah migran dari Myanmar saat hendak masuk ke wilayah Thailand di area pertanian di provinsi Prachuap Khiri Khan, Thailand selatan, yang berbatasan dengan Myanmar. (Foto: ROYAL THAI ARMY / AFP)
(Ilustrasi) Militer Thailand menangkap sejumlah migran dari Myanmar saat hendak masuk ke wilayah Thailand di area pertanian di provinsi Prachuap Khiri Khan, Thailand selatan, yang berbatasan dengan Myanmar. (Foto: ROYAL THAI ARMY / AFP)

Namun penduduk mengatakan pada Reuters bahwa hanya 30 rumah di desa yang tersisa, sementara sekitar 200 rumah telah terbakar habis.

Kebakaran yang direkam oleh sistem pelacakan api satelit NASA cukup besar. Foto-foto desa menunjukkan kabut asap di atas tumpukan puing-puing, tempat rumah-rumah dulu berdiri.

Papan kayu yang terbakar, lembaran logam, batu bata dan panci masak berserakan, dengan hanya beberapa pohon yang tersisa berdiri. Beberapa gambar menunjukkan bangkai hewan.

Dan Chugg, duta besar Inggris untuk Myanmar mengatakan kejadian ini adalah hal yang mengerikan.

“Laporan tentang junta membakar seluruh desa di Magway, membunuh penduduk lanjut usia, menunjukkan sekali lagi bahwa militer terus melakukan kejahatan yang mengerikan dan tidak menghargai rakyat Myanmar.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Rumah Hangus, Kebakaran Asrama TNI Diduga Akibat Korsleting Listrik

10 Rumah Hangus, Kebakaran Asrama TNI Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kalbar | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:39 WIB

Kebakaran Asrama TNI di Pontianak, Warga Berhamburan Usai Salat Subuh

Kebakaran Asrama TNI di Pontianak, Warga Berhamburan Usai Salat Subuh

Kalbar | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:16 WIB

Pasar Blahbatuh Kebakaran, Bupati Gianyar Siapkan Stimulus Rp 5 Miliar

Pasar Blahbatuh Kebakaran, Bupati Gianyar Siapkan Stimulus Rp 5 Miliar

Bali | Kamis, 17 Juni 2021 | 10:11 WIB

Terkini

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:27 WIB