Usai 13 Tahun Bergelimang Barang Haram, Adi Sukses Jadi Konselor KPN di Galih Pakuan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 28 Juni 2021 | 11:33 WIB
Usai 13 Tahun Bergelimang Barang Haram, Adi Sukses Jadi Konselor KPN di Galih Pakuan
Dok: Kemensos

Kemudian Adi juga menjalani terapi kelompok, konseling individual/tetapi individu, terapi mental spiritual dan yang tidak kalah penting adalah Therapeutic Community. Terapi-terapi ini berfungsi untuk meningkatkan keberanian berbicara dan terbuka tentang masalahnya.

Konsep terapi kelompok mampu merubah pola pikir Adi melalui pendekatan dengan menggunakan media kelompok, dalam membentuk sebuah frame berpikir bagi Adi bahwa dia mampu untuk bangkit menuju pulih, menata masa depan yang lebih baik. Sedangkan terapi individu berfungsi membentuk cara berpikir Adi agar mampu berperilaku positif.

Konsep self help menjadi kunci penting dalam proses pemulihan. Di setiap sesi terapi, baik Pekerja Sosial maupun Konselor Adiksi menekankan pentingnya optimalisasi potensi diri masing masing untuk menolong diri mereka dari kecanduan Napza. Ini pun berlaku untuk Adi.

Adi diberikan edukasi juga oleh Pekerja Sosial dan Konselor Adiksi tentang teknik-teknik pencegahan relapse (relapse prevention). Sesi ini sangat penting bagi Adi agar dia memiliki kemampuan untuk mengendalikan dirinya agar tidak kembali relapse.

Di tengah-tengah masa rehabilitasinya, Adi diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensinya. Adi adalah seorang yang pandai bermain musik. Tidak jarang Balai meminta bantuannya ketika ada acara-acara yang memerlukan pertunjukan musik. Ini jugalah yang membuat Adi semakin percaya diri.

"Berselang dua bulan pikiran mulai terbuka dan hati saya tersentuh dengan pendekatan konselor dan pihak-pihak terkait di Balai Galih Pakuan," kenang Adi.

Energi positif dari Galih Pakuan yang dirasakan Adi adalah balai memberikan kesempatan untuk menggali potensi dirinya selama menjalani hari-hari rehabilitasi.

"Saya diberikan ruang mencari dan menggali potensi diri, termasuk kepercayaan mengemban tanggung jawab. Itulah yang tidak pernah didapatkan di lingkungan luar karena saya selalu diragukan," ungkapnya.

Konsep terapi bagi Adi melalui metode pemulihan di Balai pada dasarnya mencakup penanaman pola berpikir positif dan pembentukan komitmen diri, sehingga selanjutnya akan termanifestasikan dalam bentuk perilaku positif, terlepas dari adiksi Napza, pulih, bertanggung jawab, mampu melakukan peran sosialnya, sehingga dapat membentuk pola interaksi yang baik dengan lingkungannya.

baca juga

Kabar bahagia pun datang di akhir tahun 2017, ia dinyatakan selesai rehabilitasi karena hasil perkembangan yang memuaskan. Dia mulai berpikir untuk menjadi seorang konselor.

Keputusan menjadi konselor telah dipikirkan Adi secara matang. Dia diberi waktu beberapa hari untuk mengambil keputusan yang bersejarah dalam hidupnya.

"Saya ingin mengubah stigma negatif yang sudah melekat pada diri saya dan membuktikan kalau saya tidak seburuk yang mereka pikirkan," tandas Adi.

Adi resmi menjadi konselor di Balai Residen "Galih Pakuan" Bogor pada tahun 2019 usai dua kali mengikuti rekrutmen dan kini lebih dari 20 Penerima Manfaat (PM) KPN yang ia tangani.

"Ada rasa bahagia ketika bisa melihat para PM kembali tersenyum, melihat mereka kembali pada kehangatan dan cinta kasih keluarga," kata Adi.

Selain bisa bangkit dari keterpurukan dan membantu sesama eks KPN, ia berhasil merekatkan kembali hubungannya dengan keluarga yang sempat berantakan.

“ Alhamdulillah saya dengan keluarga sudah membaik. Ibu saya bersyukur bisa berkomunikasi lagi, begitu juga anak-anak saya kembali menemukan sosok ayah yang pernah hilang kini kembali dan peduli," jelas Adi.

Pesan Adi kepada siapa pun, khususnya para generasi muda bangsa agar jangan sekali-kali untuk mencoba dan menggunakan narkoba.

"Narkoba bukan jalan keluar, narkoba menjebak kita dalam masalah yang lebih besar. Tidak hanya merusak fisik, narkoba juga merusak hubungan sosial dan keluarga. Berhenti sekarang atau menyesal kemudian!,” tandas Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Direhabilitasi di RSKO Cibubur, Anji Minta Doa

Direhabilitasi di RSKO Cibubur, Anji Minta Doa

Jabar | Jum'at, 25 Juni 2021 | 12:12 WIB

Polisi Sita 25,7 Kg Ganja di Langkat

Polisi Sita 25,7 Kg Ganja di Langkat

Sumut | Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:35 WIB

Bandar Narkoba di Aceh Siapkan Mobil HRV untuk Angkut Sabu ke Lampung

Bandar Narkoba di Aceh Siapkan Mobil HRV untuk Angkut Sabu ke Lampung

Lampung | Kamis, 24 Juni 2021 | 15:49 WIB

Delapan Terdakwa Kasus 81 Kg Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Delapan Terdakwa Kasus 81 Kg Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Sumut | Kamis, 24 Juni 2021 | 09:38 WIB

Menaker Ida dan Bupati Bahas Pembangunan BLK Komunitas di Kabupaten Teluk Wondama

Menaker Ida dan Bupati Bahas Pembangunan BLK Komunitas di Kabupaten Teluk Wondama

Bisnis | Rabu, 23 Juni 2021 | 18:51 WIB

5.500 Warga DKI Dapat Telur Rebus dari Mensos Risma

5.500 Warga DKI Dapat Telur Rebus dari Mensos Risma

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 18:37 WIB

Terkini

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:48 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×