KPK Ungkap Kepala Dinas Sengaja Hapus Jejak Korupsi Eks Bupati Bekasi

M Nurhadi

Selasa, 23 Desember 2025 | 21:21 WIB
KPK Ungkap Kepala Dinas Sengaja Hapus Jejak Korupsi Eks Bupati Bekasi
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) tersangka KPK. (Antara)
baca 10 detik
  • KPK menetapkan Bupati Bekasi (ADK), ayahnya (HMK), dan pihak swasta (SRJ) tersangka suap proyek "ijon" setelah OTT pada 18 Desember 2025.
  • Penyidik menemukan adanya penghapusan komunikasi digital pada ponsel pejabat eselon dua Pemkab Bekasi .
  • KPK menyita ratusan juta rupiah serta tengah memulihkan data dari lima ponsel hasil penggeledahan di Pemkab Bekasi.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami skandal dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (ADK).

Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik menemukan adanya upaya sistematis untuk menghilangkan barang bukti digital.

Salah satu temuan krusial adalah adanya telepon seluler (HP) milik seorang pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang jejak komunikasinya telah dihapus secara sengaja.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa ponsel tersebut merupakan milik salah satu pimpinan dinas di wilayah tersebut.

Temuan ini menjadi bagian penting dari penyidikan untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan birokrasi dalam pusaran suap yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut.

"Diduga milik pihak-pihak di dinas atau yang merupakan kepala dinas," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Dugaan kuat mengenai penghapusan jejak digital ini muncul setelah tim ahli forensik digital KPK berhasil mengekstrak data dari lima unit HP yang disita dalam penggeledahan di kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi pada 22 Desember 2025.

Langkah penggeledahan ini merupakan respons cepat penyidik setelah melakukan serangkaian penangkapan sebelumnya.

Kronologi Operasi Tangkap Tangan dan Penggeledahan

baca juga

Rentetan kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut pada 18 Desember 2025.

Operasi ini merupakan OTT kesepuluh yang dilancarkan KPK sepanjang tahun 2025, yang menegaskan komitmen lembaga tersebut dalam memberantas praktik korupsi di tingkat daerah.

Dalam operasi tersebut, tim KPK berhasil mengamankan sepuluh orang di wilayah Kabupaten Bekasi.

Pasca penangkapan, pada 19 Desember 2025, sebanyak tujuh orang dari total sepuluh orang yang ditangkap langsung diboyong ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Di antara mereka yang diperiksa, terdapat nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang beserta ayahnya, HM Kunang.

Pada saat yang sama, penyidik juga mengumumkan penyitaan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga kuat sebagai bagian dari uang suap terkait proyek pembangunan di Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Bekasi di Tengah Pusaran Kasus Suap, Mengapa Harta Kekayaannya Janggal?

Bupati Bekasi di Tengah Pusaran Kasus Suap, Mengapa Harta Kekayaannya Janggal?

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 21:16 WIB

Pesan di Ponsel Dihapus, KPK Telusuri Jejak Komunikasi Bupati Bekasi

Pesan di Ponsel Dihapus, KPK Telusuri Jejak Komunikasi Bupati Bekasi

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 21:01 WIB

KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi dan Kantor Ayahnya

KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi dan Kantor Ayahnya

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:55 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×