Fahri Hamzah: Soekarno dan Soeharto Jadi Korban Paling Mengerikan Sikap Sadis Rakyat

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 29 Juni 2021 | 08:44 WIB
Fahri Hamzah: Soekarno dan Soeharto Jadi Korban Paling Mengerikan Sikap Sadis Rakyat
Fahri Hamzah [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah mengingatkan masyarakat mengenai sikap sadis rakyat kepada pemimpinnya. Hal ini diungkapkan Fahri dengan berkaca pada sejarah di masa lalu.

Melalui akun Twitternya, ia menyebut Presiden RI ke-1 Soekarno dan Presiden RI ke-2 adalah korban yang paling mengerikan dari sikap sadis bangsa.

"Sukarno dan Suharto adalah 2 korban paling mengerikan," cuit Fahri Hamzah di Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (29/6/2021).

Fahri Hamzah lantas menjelaskan maksud dari sikap sadis rakyat ke pemimpinnya sendiri. Setidaknya ada beberapa sikap rakyat yang dinilai sadis olehnya.

Menurutnya, rakyat kerap memuji dan meminta seorang pemimpin untuk bertahan. Namun setelah jatuh, rakyat akan meninggalkan pemimpin itu, dan bahkan memaki habis-habisan.

"Kita harus terus mengingatkan sikap sadis bangsa ini kepada pemimpinnya: dipuji, diminta bertahan, asal bapak senang, dll. Lalu setelah jatuh ditinggal dan dimaki habis-habisan," jelas Fahri Hamzah.

Cuitan Fahri Hamzah Ungkap Sikap Sadis Rakyat ke Pemimpin. (Twitter/@Fahrihamzah)
Cuitan Fahri Hamzah Ungkap Sikap Sadis Rakyat ke Pemimpin. (Twitter/@Fahrihamzah)

Karena itu, Fahri Hamzah hanya bisa berharap agar tidak ada presiden selanjutnya yang menjadi korban ketiga. Ia pun menuliskan mengenai pandangannya itu karena menolak lupa.

"Jangan ada yang ke-3. #MelawanLupa," pungkas mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini.

Cuitan Fahri Hamzah itu telah mendapatkan lebih dari 51 retweet dan 170 tanda like dari pengguna Twitter. Warganet juga nampak ramai mengomentari opininya itu.

baca juga

Mereka menuliskan beragam pendapat di kolom komentar. Mulai dari mendukung hingga tidak setuju dengan pernyataan dari Fahri Hamzah.

"Kita juga harus mengingatkan sikap sadis penguasa negara antah-berantah kepada rakyatnya. Dijanjikan berbagai janji manis dll. Setelah itu terbit korupsi bansos, pencekalan kebebasan beropini habis-habisan. Rakyat dan orang jujur jadi korban. Jangan ada yang ke-sekian #melawanlupa," balas warganet.

"Makanya kalau jadi pemimpin itu yang amanah, jujur dan adil jangan dzolim. Agar dihormati dan dikenang baik sepanjang masa," tambah yang lain.

"Memang Bung apapun yang namanya ke 3 apalagi jika ada pihak ke 3 tentunya patut dihindari karena paling mengerikan!!! #Tolak 3," tulis warganet.

"Dulu kita eksport beras sekarang kita import beras. Dulu hutang kita hanya 1000 triliun sekarang hutang kita diatas 6000 triliun. Dulu rakyat bebas mengkritik penguasa sekarang yang kritik di tangkepin termasuk adik-adik mahasiswa serta mahasiswi brani kritik pemerintah saat ini langsung di tangkep atau di DO #PenguasaRuwet," kritik warganet.

"Yang sekarang keknya bakal lebih parah bang, lha wong masih menjabat aja dah keliatan pada gak sinkron orang-orang disekitarnya," komen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pohon Tumbang Timpa Angkot Depan RSUP Adam Malik, Dua Orang Tewas

Pohon Tumbang Timpa Angkot Depan RSUP Adam Malik, Dua Orang Tewas

Sumut | Senin, 28 Juni 2021 | 19:35 WIB

Tiga Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok di Simalungun

Tiga Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok di Simalungun

Sumut | Senin, 28 Juni 2021 | 16:27 WIB

Tolak Proyek Ketahanan Pangan Era Jokowi, Walhi: Sejak Soeharto sampai SBY Sudah Gagal!

Tolak Proyek Ketahanan Pangan Era Jokowi, Walhi: Sejak Soeharto sampai SBY Sudah Gagal!

News | Senin, 28 Juni 2021 | 15:47 WIB

Kisah Pria Inggris Terjerat Pernikahan Palsu dan Rugi Rp3,6 Miliar

Kisah Pria Inggris Terjerat Pernikahan Palsu dan Rugi Rp3,6 Miliar

News | Senin, 28 Juni 2021 | 11:37 WIB

Resmi! Nikita Mirzani Pro Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman: Gue Bisa Rasakan Trauma

Resmi! Nikita Mirzani Pro Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman: Gue Bisa Rasakan Trauma

Bekaci | Senin, 28 Juni 2021 | 09:00 WIB

Ditikam Tukang Galon Hingga Tewas Bersimbah Darah, Korban Dikunci di Kamar

Ditikam Tukang Galon Hingga Tewas Bersimbah Darah, Korban Dikunci di Kamar

Banten | Senin, 28 Juni 2021 | 09:15 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×