Wartawan Melihat Kantung Jenazah Bergerak, Pria di Brasil Ini Lolos dari Maut

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:43 WIB
Wartawan Melihat Kantung Jenazah Bergerak, Pria di Brasil Ini Lolos dari Maut
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Brasil berhasil diselamatkan setelah seorang reporter melihat kantung mayatnya bergerak saat hendak dibawa ke mobil jenazah.

Menyadur Russian Today Jumat (2/7/2021) insiden itu terjadi pada Selasa pagi waktu setempat di kota Araguaina yang melibatkan seorang pemilik warung makan.

Pria yang diketahui bernama Raimundo da Silva dilaporkan merasa tidak enak badan saat mengemudi menuju ke tempat kerjanya.

Pria berusia 71 tahun tersebut akhirnya kehilangan kesadaran hingga terjatuh dari kendaraannya. Tak lama berselang, paramedis datang ke tempat kejadian.

Setibanya di tempat kejadian, petugas medis menyatakan jika da Sila telah meninggal dan memasukkan jasadnya ke dalam kantung jenazah.

Petugas medis kemudian meninggalkan lokasi kecelakaan dan diawasi oleh polisi yang menunggu kedatangan koroner. Namun, beberapa saat setelah mereka pergi, petugas polisi dan seorang jurnalis yang meliput kecelakaan itu memperhatikan bahwa kantong plastik itu bergerak sendiri.

"Ketika saya tiba, kantungnya sudah tertutup," kata reporter Geovanni Pereira kepada portal berita Brasil G1.
Dalam sebuah video yang direkam Pereira, kantung jenazah yang membawa da Silva tersebut memang terlihat bergerak.

"Mereka (polisi) membukanya dan saya melihat gelembung kecil udara keluar dari sudut mulutnya. Saya melakukan CPR padanya selama 10 menit karena naluri untuk membantu," kata Pereira.

Paramedis dipanggil kembali ke tempat kejadian dan da Silva dibawa dalam keadaan hidup menggunakan ambulans ke rumah sakit untuk perawatan.

baca juga

Petugas medis menjelaskan bahwa mereka sudah melakukan CPR pada da Silva setelah mereka tiba di lokasi kecelakaan.

Petugas medis mengatakan dia dinyatakan meninggal "berdasarkan evaluasi teknis." Mereka mengatakan catatan medis da Silva akan diperiksa untuk mencoba memahami apa yang terjadi.

Banyak warga yang menyebut jika dia "di tempat yang tepat pada waktu yang tepat," Pereira mengatakan dia berpikir "itu adalah keajaiban."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Tragis di Jalan Bukittinggi-Padang Panjang, 1 Tewas dan 22 Orang Luka-luka

Kecelakaan Tragis di Jalan Bukittinggi-Padang Panjang, 1 Tewas dan 22 Orang Luka-luka

Sumbar | Jum'at, 02 Juli 2021 | 14:15 WIB

DPRD Sukabumi Akan Panggil Dishub Terkait Kecelakaan Elf di Nyalindung

DPRD Sukabumi Akan Panggil Dishub Terkait Kecelakaan Elf di Nyalindung

Jabar | Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:12 WIB

Truk Tabrak Rumah dan Bus di Tanah Datar, 22 Orang Luka-luka dan Satu Meninggal

Truk Tabrak Rumah dan Bus di Tanah Datar, 22 Orang Luka-luka dan Satu Meninggal

Foto | Jum'at, 02 Juli 2021 | 11:10 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB