BEM UNNES Diancam Rektor usai Kritik Jokowi, PKS: Jangan Ada Intimidasi ke Mahasiswa!

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 08 Juli 2021 | 12:31 WIB
BEM UNNES Diancam Rektor usai Kritik Jokowi, PKS: Jangan Ada Intimidasi ke Mahasiswa!
Julukan Jokowi, Maruf Amin dan Puan Maharani dari BEM UNNES.

Suara.com - Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menilai masih ada tindakan intimidasi terhadap mahasiswa karena mengkritik pemerintah. Pernyataan Nabil menyusul adanya ancaman dari rektorat terhadap Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) setelah memberikan julukan kepada Presiden Joko Widodo, Wapres Maruf Amin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Menurut Fauzi kritikan dari mahasiswa terhadap situasi sosial politik bangsa adalah penting untuk memotret dinamika demokrasi Indonesia. Karena itu ia meminta tidak ada intimidasi yang dilakukan terhadap mahasiswa yang kritis.

"Jangan ada intimidasi dan pemanggilan terhadap kelompok kritis, apalagi itu datang dari mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa. Jangan sampai tindakan-tindakan yang berlebihan dalam menangani kritik ini semakin mengonfirmasi betapa kehidupan demokrasi kita semakin cacat," kata Fauzi kepada wartawan, Kamis (8/7/2021).

Fauzi memandang seharusnya pemerintah baik di eksekutif maupun legislatif dapat menyikapi kritik dengan lebih bijak, yakni menjadikan kritik sebagai bahan untuk mengoreksi diri.

"Karenanya sikap terbaik adalah jadikan kritik sebagai instrospeksi. Pesannya tentu agar pemerintah lebih serius dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa saat ini. Khususnya dalam menangani pandemi Covid-19 dan berbagai dampak akibatnya," kata Fauzi.

Diancam Rektor

Presiden BEM KM Unnes, Wahyu Suryono Pratama sebelumnya mengaku mendapatkan tekanan dari rektorat usai mengkritik Presiden Joko Widodo, Wapres Maruf Amin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani di media sosial.

Wahyu mengungkapkan setelah kritik itu diunggah di akun @bemkmunnes, sekitar pukul 10.29 WIB Wakil Dekan 3 sekaligus Koordinator Kemahasiswaan Unnes, Wirawan Sambodo mengirimkan pesan tendensius via WhatsApp kepada Wahyu, isinya; 

"Kalau bisa BEM KM tidak dijadikan kendaraan Parpol atau oposisi....pikirkan masa depan mhs Unnes utk hidup di. Masyarakat" Tambah lagi Mohon siang ini ketemu saya....jangan sampai berhadapan masa PDI....mohon ditarik dulu," ungkap Wahyu dalam keterangannya, Rabu (7/7/2021).

baca juga

Di waktu yang sama, Pembina BEM KM Unnes 2021, Rusyanto juga memohon Wahyu melalui WA untuk tidak ikut BEM lain yang sebelumnya juga mengkritik pemerintah.

"Mas Wahyu, sebaiknya dalam berekspresi tidak usah ikut2 kampus lain njih, hati2 mas Wahyu, jejak digital tidak akan hilang, mohon dipikirkan nih dgn tim, tks" kata Rusyanto disampaikan Wahyu.

Tak lama berselang, Rektor Unnes Fathur Rokhman juga mengontak Wahyu melalui WA untuk mencabut postingan yang menurutnya bernuansa penghinaan dan pelecehan agama.

"Mas mohon dipertimbangkan matang-matang dg nuranimu. Unggahan ini bernuansa penghinaan dan pelecehan agama. Sebagai Rektor saya minta Ketua BEM UNNES untuk menurunkannya. Mohon unggahan yang edukatif," pesan Fathur disampaikan Wahyu.

Menurut Wahyu, tiga pesan tekanan dari rektorat Unnes ini berlebihan dan diluar akal sehat, sebab kritik mereka berbasis data dan dapat dipertanggungjawabkan.

"BEM KM UNNES menegaskan bahwa apa yang BEM lakukan adalah bagian dari kebebasan berekspresi dan kebebasan akademik yang dilindungi oleh konstitusi dan Undang-Undang. Bahkan , kritikan itu bersifat sangat wajar dalam tradisi negara demokrasi," tegas Wahyu.

Akun instagram @bemkmunnes juga mendadak hilang diduga diretas usai mengkritik Presiden Joko Widodo, Wapres Maruf Amin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Wahyu merasa prihatin dengan kondisi seperti ini sebab ketika kritik disampaikan maka akan berlanjut dengan tindakan represif baik langsung maupun secara digital.

"Negara ini sedang tidak baik-baik saja, negara ini harus dirawat dengan perlawanan," seru Wahyu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Diterpa Isu Pengkhianatan Mundurnya Menteri di Tengah PPKM

Jokowi Diterpa Isu Pengkhianatan Mundurnya Menteri di Tengah PPKM

Riau | Kamis, 08 Juli 2021 | 12:12 WIB

Kritik Jokowi, Rektorat Kecam BEM Unnes: Jangan Sampai Berhadapan dengan Massa PDI

Kritik Jokowi, Rektorat Kecam BEM Unnes: Jangan Sampai Berhadapan dengan Massa PDI

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 19:49 WIB

Usai Kritik Jokowi-Maruf dan Puan Maharani, Akun Instagram BEM Unnes Mendadak Lenyap

Usai Kritik Jokowi-Maruf dan Puan Maharani, Akun Instagram BEM Unnes Mendadak Lenyap

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 19:28 WIB

Wapres Ma'ruf Tertawa Saat Dijuluki The King of Silent oleh BEM KM Unnes

Wapres Ma'ruf Tertawa Saat Dijuluki The King of Silent oleh BEM KM Unnes

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:02 WIB

Terkini

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:50 WIB

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:43 WIB

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Pasangan Idaman, Ini 5 Shio Pria yang Dikenal Paling Setia dan Family Man

Pasangan Idaman, Ini 5 Shio Pria yang Dikenal Paling Setia dan Family Man

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Tanggalkan Teriakan Cadas, Matheo in Rio Sambut Fajar Lewat Single Anyar 'Arunika'

Tanggalkan Teriakan Cadas, Matheo in Rio Sambut Fajar Lewat Single Anyar 'Arunika'

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:34 WIB

×