Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Oksigen dalam Kondisi Aman

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:39 WIB
Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Oksigen dalam Kondisi Aman
Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah. (Dok: Pemkot Bandung)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pasokan oksigen dalam kondisi aman. Produksi oksigen di Kota Bandung mencapai 22.800-25.800 meter kubik per hari.

Kendati demikian, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menegaskan, pendistribusian tabung oksigen tetap diawasi dengan ketat.

Elly mengungkapkan, di Kota Bandung terdapat 28 agen oksigen. Para agen tersebut diminta untuk memberikan pasokan oksigen karena warga membutuhkan. Sehingga warga tidak perlu datang ke filing station.

"Disepakati warga cukup datang ke agen yang ada di Bandung. Agen juga punya kerja sama dengan RS. Dia ada daftar pasien warga yang isoman. Harus ketat karena pasokan terbatas," tegasnya.

Elly menambahkan, masing-masing filling station memiliki mitra kerja masing- masing dengan rumah sakit. Wali kota pun telah menurunkan surat tugas sampai imbauan. Di antaranya, surat tugas bagi Pokja pemantauan ketersediaan oksigen.

Elly mengungkapkan, beberapa waktu lalu memang sempat terjadi kelangkaan oksigen. Namun setelah ditelusuri, hal itu karena ada gangguan di tempat produksi, sehingga menjadi penghambat produksi oksigen yang akan di pasok ke Kota Bandung.

"Alhamdulilah berdasarkan di lapangan, kita pastikan pasokan aman," tutur Elly.

Elly menjelaskan, terdapat 3 perusahaan yang akan memberikan pasokan ke Kota Bandung. Ketiganya yaitu PT samator Cibitung Bekasi, PT linde Cilegon Banten dan PT Iwatani Industrial Gas Indonesia Karawang.

Sedangkan filing station oxygen di Kota Bandung ada 5, yaitu PT Aneka Gas Industri (AGI) yang memproduksi 7.000-8.000 meter kubik setara 1.100 tabung medis yang isinya 6 meter kubik.

baca juga

PT Samator Gas Industri (SGI) jalan rumah sakit, PT Sari Angin, Jalan Sudirman mampu memproduksi 4.000-5.000 meter kubik. PT Trijaya Gesesindo, memproduksi 2.400 meter kubik dan PT Sarana Prima Gasindo, memproduksi 2.400 meter kubik.

"Total produksi 22.800-25.800 meter kubik per hari yang ada di Bandung. Sesuai arahan wali kota, filing station oxygen fokus ke rumah sakit dan puskesmas," tutur Elly.

Alamat Agen Oksigen di Kota Bandung

Di tengah tingginya kasus Covid-19, Pemkot Kota Bandung memastikan pasokan oksigen dalam kondisi aman. Terlebih sekitar 90 persen produksi oksigen di Kota Bandung diprioritaskan untuk bidang kesehatan.

Kendati demikian, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erick M Athauriq menegaskan warga tetap harus bijak untuk saat mengisi oksigen dan tabungnya.

"Tidak perlu panic buying. Bijaklah untuk membeli atau mengisi oksigen. Tidak perlu menyimpan terlalu banyak," imbau Eric, Kamis (8/7/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Cari Oksigen hingga ke Singapura Buat Pasok Dalam Negeri

Luhut Cari Oksigen hingga ke Singapura Buat Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:42 WIB

Antisipasi Kasus RSUP Dr Sardjito Tak Terulang, Pemda DIY Siapkan Pasokan 47,6 Ton Oksigen

Antisipasi Kasus RSUP Dr Sardjito Tak Terulang, Pemda DIY Siapkan Pasokan 47,6 Ton Oksigen

Jogja | Senin, 05 Juli 2021 | 08:41 WIB

Sempat Krisis Oksigen, RSUP Dr Sardjito Butuh Relawan dan Donasi APD hingga Logistik

Sempat Krisis Oksigen, RSUP Dr Sardjito Butuh Relawan dan Donasi APD hingga Logistik

Jogja | Minggu, 04 Juli 2021 | 19:08 WIB

Bantah Kematian 63 Pasien Covid-19, RSUP Dr Sardjito Jelaskan Kronologi Krisis Oksigen

Bantah Kematian 63 Pasien Covid-19, RSUP Dr Sardjito Jelaskan Kronologi Krisis Oksigen

Jogja | Minggu, 04 Juli 2021 | 18:52 WIB

Lowongan Relawan RSUP Sardjito Pasca Krisis Oksigen, Butuh Donasi dan Tenaga!

Lowongan Relawan RSUP Sardjito Pasca Krisis Oksigen, Butuh Donasi dan Tenaga!

News | Minggu, 04 Juli 2021 | 18:02 WIB

Bukan Hanya Urusan Oksigen, RSUP Dr Sardjito Berjibaku Tambah SDM

Bukan Hanya Urusan Oksigen, RSUP Dr Sardjito Berjibaku Tambah SDM

Jogja | Minggu, 04 Juli 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×