Ngeri, Wanita Ini Bikin Perhiasan dari Gigi Orang Meninggal

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 12 Juli 2021 | 08:14 WIB
Ngeri, Wanita Ini Bikin Perhiasan dari Gigi Orang Meninggal
Perhiasan dari gigi orang meninggal. (Facebook/@gravemetallumjewellery)

Suara.com - Sebuah perusahaan aksesori di Australi membuat perhiasan dari gigi orang meninggal. Perusahaan ini juga membuat berbagai benda seni dari bagian tubuh lainnya seperti abu jenazah dan rambut.

Menyadur New York Post Minggu (11/07), perhiasan yang membuat merinding ini menjadi cara baru untuk mengenang terkasih yang sudah meninggal.

“Saya melakukan pekerjaan ini karena saya ingin membantu orang mengatasi kesedihan dan kehilangan mereka karena itu adalah sesuatu yang dijamin untuk setiap makhluk hidup,” kata Jacqui Williams, pemilik Grave Metallum Jewellery.

Williams, 29 tahun, menjual barang-barang buatan tangan yang memadukan sisa-sisa orang mati seperti rambut dan abu jenazah ke dalam lini perhiasannya.

Jacqui Williams. (Facebook/@gravemetallumjewellery)
Jacqui Williams. (Facebook/@gravemetallumjewellery)

Benda-benda itu ia sulap menjadi kalung, gelang, dan cincin peringatan. Saat memulai proyek baru, Williams memperoleh gigi bungsu yang ingin dikenang oleh dari kliennya.

Beberapa gigi juga sering ia terima dari keluarga klien yang sudah meninggal, seperti taring yang dilapisi emas atau logam, yang biasanya dilepas sebelum pemakaman atau kremasi.

“Kebanyakan ibu akan memiliki koleksi anak-anak mereka dan banyak orang akan memegang gigi mereka sendiri yang dicabut, dan mereka akan ditemukan di dalam warisan almarhum,” kata Williams.

Setelah menerima gigi, wanita ini memamerkannya dalam logam mulia seperti perak, emas, dan platinum, dan memberi aksen pada batu permata berharga termasuk safir dan berlian.

Perhiasan dari gigi orang meninggal. (Facebook/@gravemetallumjewellery)
Perhiasan dari gigi orang meninggal. (Facebook/@gravemetallumjewellery)

Dia sering bekerja dengan pengecoran lilin di mana potongan-potongan itu diukir dalam lilin dan didibalut dalam logam mulia. Kadang-kadang, ia membuat karya menggunakan lembaran logam mulia dan kawat pengukur stok.

baca juga

“Saya sepertinya selalu tertarik pada sisi kehidupan yang tidak sehat, bahkan sebagai seorang anak,” katanya.

“Ketertarikan saya untuk membantu orang lain mengatasi kesedihan mereka dimulai ketika saya kehilangan sahabat saya beberapa tahun yang lalu. Kesedihan selalu lebih mudah dihadapi ketika berbagi.”

“Saya termotivasi membuat benda dengan hal-hal yang sering dibuang atau hal-hal yang tabu dan membuka percakapan tentang sisi kehidupan yang mengerikan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah 2.003 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Riau

Sudah 2.003 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Riau

Riau | Jum'at, 09 Juli 2021 | 10:03 WIB

Pecah Rekor! Kasus Harian Covid-19 Kaltim, Nyaris Sentuh 1.000 Orang, Meninggal 26 Kasus

Pecah Rekor! Kasus Harian Covid-19 Kaltim, Nyaris Sentuh 1.000 Orang, Meninggal 26 Kasus

Kaltim | Kamis, 08 Juli 2021 | 19:14 WIB

Covid-19 RI Rekor Lagi: Pasien Positif Tambah 25.830 Kasus, 539 Orang Meninggal Hari Ini

Covid-19 RI Rekor Lagi: Pasien Positif Tambah 25.830 Kasus, 539 Orang Meninggal Hari Ini

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB