Pernah Jadi Klaster, ODGJ di Panti Sosial Cipayung Bersih dari Covid-19

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 18:37 WIB
Pernah Jadi Klaster, ODGJ di Panti Sosial Cipayung Bersih dari Covid-19
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta belakangan ini meroket jauh hingga menjadi peristiwa penularan terparah selama pandemi berlangsung. Namun sejauh ini, paparan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) disebut tak begitu signifikan.

Seperti yang terjadi di Panti Sosial Bina Laras Harapan (PSBLH) Sentosa 2 Cipayung, Jakarta Timur. Di tahun ini tidak ditemukan kasus Covid-19 pada ODGJ atau Warga Binaan Sosial (WBS) yang tinggal di tempat itu.

Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Tuti Sulistyaningsih mengatakan, pada 2020 tempatnya itu pernah menjadi klaster Covid-19. 221 orang dilaporkan terpapar virus yang awalnya ditemukan di China itu.

"Kita belajar dari tahun lalu, kalau PSBLH 2. Tahun lalu di puncak gelombang pertama di bulan Desember sebanyak 221 (ODGJ) kita waktu itu yang terkena paparan. Alhamdulilah semuanya masuk ke OTG," ujar Tuti saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/7/2021).

Tuti menjelaskan, potensi terpaparnya para ODGJ di tempatnya itu bukan karena mereka berinteraksi dengan orang luar. Namun kebanyakan karena petugas yang berkegiatan dan menjalin kontak dengan ODGJ.

"Petugas kan yang biasanya membawa virus, tahun ini WBS kita enggak ada yang terpapar, malah petugasnya yang kena sudah ada sembilan orang, tapi OTG sih. Karena mereka bolak balik ambil obat ke rumah sakit, Puskesmas," katanya.

Tak mau kejadian di tahun 2020 terulang, Tuti memperketat protokol kesehatan di dua panti sosial yang ia pimpin itu. Pertama dengan melakukan pemeriksaan suhu secara rutin kepada 1.118 orang ODGJ secara rutin.

Selanjutnya interaksi antara petugas dengan WBS diminimalisir. Sebab potensi penularan datangnya dari petugas yang tinggal di luar panti.

"Petugasnya maskernya harus double, berjaga jarak, makan enggak bicara, karena harus seminimal mungkin berinteraksi dengan WBS. Makan saja kita hanya mendampingi, kita jaga jarak," katanya.

Karena itu, ia menyebut di PSBLH Sentosa 2 Cipayung tidak ada kasus Covid-19 kepada para ODGJ meski memiliki WBS dengan jumlah ribuan orang. Begitu ada indikasi seperti demam dan kontak dengan petugas positif, langsung diisolasi.

"Kalau WBS-nya tidak ada, ada di Budi Murni 1 orang suhunya tinggi langsung diisolasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Orang Positif Covid-19 Usai Melayat dan Salat Jenazah di Rumah Duka

Puluhan Orang Positif Covid-19 Usai Melayat dan Salat Jenazah di Rumah Duka

Batam | Selasa, 13 Juli 2021 | 16:36 WIB

Peneliti: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Kesulitan Kembalikan Bobot Tubuh Mereka

Peneliti: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Kesulitan Kembalikan Bobot Tubuh Mereka

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 18:30 WIB

Kasus Covid-19 di RI Melonjak, Singapura Melarang Warga Indonesia Masuk

Kasus Covid-19 di RI Melonjak, Singapura Melarang Warga Indonesia Masuk

Video | Selasa, 13 Juli 2021 | 16:45 WIB

Usai Pernyataan Viral, Kini dr Lois Owien Minta Maaf dan Akui Pernyataannya Tidak Berdasar

Usai Pernyataan Viral, Kini dr Lois Owien Minta Maaf dan Akui Pernyataannya Tidak Berdasar

Batam | Selasa, 13 Juli 2021 | 15:30 WIB

Terkini

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:25 WIB