Bahrain Larang Penerbangan Masuk dari 16 Negara Ini, Termasuk Indonesia

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 14 Juli 2021 | 14:53 WIB
Bahrain Larang Penerbangan Masuk dari 16 Negara Ini, Termasuk Indonesia
Ilustrasi bandara. (Unsplash/cuttersnap)

Suara.com - Bahrain mengeluarkan kebijakan melarang masuk pelancong dari 16 negara di seluruh penjuru dunia untuk menahan penyebaran Covid-19, Indonesia masuk daftar tersebut.

Menyadur Arab News Rabu (14/7/2021) kebijakan tersebut diumumkan oleh urusan penerbangan sipil Bahrain melalui kantor berita resmi Bahrain News Agency (BNA).

Selain Indonesia, negara lain yang dilarang masuk Bahrain adalah Tunisia, Iran, Irak, Meksiko, Filipina, Afrika Selatan.

Pelancong dari Mozambik, Myanmar, Zimbabwe, Mongolia, Namibia, Panama, Malaysia, Uganda, dan Republik Dominika juga dilarang masuk ke Bahrain.

Sebelumnya, Bahrain telah menangguhkan masuknya pelancong dari negara-negara yang menurut mereka masuk Daftar Merah pada bulan Mei. Negara tersebut diantaranya India, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Vietnam.

Bukan hanya kedatangan, pihak berwenang Bahrain mengatakan akan melarang penerbangan dari 16 negara tersebut untuk transit.

Namun Bahrain masih akan memberikan izin masuk bagi warga negaranya dan penduduk dengan visa tinggal valid yang datang dari 16 negara tersebut, namun dengan protokol ketat.

Bagi mereka yang diizinkan masuk harus menyertakan keterangan hasil tes PCR negatif Covid-19 bersertifikat dengan kode QR 48 jam sebelum penerbangan. Mereka juga harus dikarantina selama 10 hari.

Urusan penerbangan sipil mengatakan negara-negara tersebut masuk ke dalam daftar pelarang berdasarkan penilaian tim medis coronavirus nasional dan kondisi pandemi di masing-masing negara.

baca juga

Pihak berwenang Bahrain juga menambahkan bahwa daftar negara-negara itu akan ditinjau dan diperbarui secara berkala sesuai dengan perkembangan.

Pihak kerajaan Baharain meningkatkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 menyambut hari libur Idul Adha dari 19- 23 Juli 2021.

Bahrain pada hari Selasa (13/7) mencatat tidak ada kematian karena Covid-19 dan 76 kasus baru dalam 24 jam terakhir, dan mengonfirmasi 182 pasien sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Ini, Pasien COVID 19 Sumsel Terbanyak selama Pandemi

Pekan Ini, Pasien COVID 19 Sumsel Terbanyak selama Pandemi

Sumsel | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:18 WIB

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ribuan Napi di Makassar Dapat Asimilasi Rumah

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ribuan Napi di Makassar Dapat Asimilasi Rumah

Sulsel | Rabu, 14 Juli 2021 | 16:10 WIB

Catat! Ini Faktor Pemicu Wanita Lebih Berisiko Alami Long Covid-19

Catat! Ini Faktor Pemicu Wanita Lebih Berisiko Alami Long Covid-19

Sumbar | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

×