alexametrics

Tata Cara Shalat Idul Adha 2021 di Masa Pandemi Menurut Anjuran MUI

Rifan Aditya
Tata Cara Shalat Idul Adha 2021 di Masa Pandemi Menurut Anjuran MUI
Tata Cara Shalat Idul Adha 2021 di Masa Pandemi Menurut Anjuran MUI - Sejumlah jamaah mengenakan masker medis saat mengikuti ibadah salat Idul Adha di Masjid Raya Annur saat kabut asap karhutla menyelimuti Kota Pekanbaru, Minggu (11/8/2019). (Antaranews/FB Anggoro)

Bagaimana tata cara shalat Idul Adha 2021 di masa pandemi menurut MUI?

Suara.com - Berdasarkan anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI), shalat Idul Adha 2021 bisa tetap dilaksanakan di masa pandemi. Tapi tetap ada tata cara protokol kesehatan ketat yang harus dipatuhi. Bagaimana tata cara shalat Idul Adha 2021 di masa pandemi menurut MUI?

MUI merilis syarat dan tata cara shalat Idul Adha 2021 di masa pandemi dalam surat bernomor Kep-1440/DP-MUI/VII/2021. Surat MUI ini memuat tentang tata cara pelaksanaan ibadah, shalat idul adha, dan penyelenggaraan qurban bagi masyarakat muslim di masa PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat. 

Adapun syarat dan tata cara shalat Idul Adha 2021 di masa pandemi adalah sebagai berikut.

Syarat Shalat Idul Adha 2021 di Masa Pandemi Menurut MUI

Baca Juga: Jelang Idul Adha Dislutkanak Cianjur, Mulai Lakukan Pengecekan Kesehatan Hewan Kurban

  1. Ibadah shalat Idul Adha dilaksanakan di rumah saja, hal itu sesuai dengan instruksi kementerian agama yang melarang peribadatan di masjid ditiadakan sementara sehingga bisa dilaksanakan di rumah berdasarkan situasi darurat tersebut.
  2. Sunnah melaksanakan shalat Idul Adha tidak berubah di masa pandemi, yakni mandi terlebih dahulu, memakai pakaian terbaik, dan memakai wewangian, serta tidak dianjurkan makan terlebih dahulu.
  3. Waktu pelaksanaan dimulai setelah matahari terbit dan diutamakan saat masuk waktu dhuha sampai sebelum waktu dzuhur. 

Tata Cara Shalat Idul Adha 2021 di Masa Pandemi

Berikut tata cara shalat Idul Adha di masa pandemi.

  1. Shalat dimulai dengan menyeru “ash-shalaatu jaami‘ah”, tanpa azan dan iqamah.
  2. Memulai dengan niat shalat Idul Adha, yang berbunyi:
    Usholi sunatan lingidil adha rokataini mustakbilal kiblati ma'mumah lillahi ta'ala (untuk makmum)
    Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta'ala.”
  3. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.
  4. Membaca doa iftitah.
  5. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara takbir itu dianjurkan membaca “Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.”
  6. Membaca surah al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surah yang pendek dari Alquran.
  7. Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
  8. Saat rakaat kedua, sebelum membaca Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca “Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.”
  9. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.
  10. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Demikian syarat dan tata cara shalat Idul Adha 2021 di masa pandemi yang harus diperhatikan bersama. Karena ini berdasarkan anjuran MUI maka resmi berlaku dan patut untuk dipatuhi umat Islam di Indonesia.

Kontributor : Mutaya Saroh

Baca Juga: Anies Larang Kerumunan saat Potong Hewan Kurban: Warga di Rumah, Panitia Saja yang Kerja

Komentar