alexametrics

Menteri Malaysia Ajak Warga Perangi Covid-19 dengan Meneladani Stalin

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Menteri Malaysia Ajak Warga Perangi Covid-19 dengan Meneladani Stalin
Warga Rusia mengusung potret Joseph Stalin dalam parade merayakan HUT ke-72 kemenangan Uni Soviet terhadap Nazi Jerman di Perang Dunia II, Sevastopol, Crimea, 9 Mei 2017.[Max Vetrov / AFP]

Takiyuddin bin Hassan mengajak warga Malaysia memerangi Covid-19 seperti saat Stallin taklukkan Hitler.

Suara.com - Menteri Hukum Malaysia mengajak warganya untuk meneladani pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin, agar bisa mengalahkan pandemi covid-19.

Stalin pada masa Perang Dunia II berhasil membalikkan keadaan dengan memukul mundur pasukan Adolf Hitler dan mengalahkan Nazi Jerman, meski penghidupan Uni Soviet sudah memasuki fase sekarat.

Menyadur World Of Buzz, Senin (19/7/2021), Datuk Seri Takiyuddin bin Hassan mengajak warga Malaysia bersatu untuk melawan pandemi melalui akun Twitter-nya.

Veteran PAS tersebut mengimbau warga Malaysia untuk merencanakan strategi mengalahkan covid-19 seperti bagaimana Komunis Soviet mengalahkan Nazi dalam pertempuran Stalingrad.

Baca Juga: Naik Motor Bodong Berpelat Malaysia, 2 Pria Nekat Terobos Jalur Tikus di Kalbar

"Mari kita rencanakan strategi untuk mengalahkan covid-19 seperti bagaimana 'Tentara Merah Stalin mengalahkan Pasukan Keempat dan Keenam Hitler di The Battle of Stalingrad '," tulis Takiyuddin di akun Twitter-nya pada Kamis (15/7).

"Lupakan perbedaan wujudkan persatuan, bentuk kekuatan bagi masyarakat dan bangsa," tegasnya.

Stalingrad

Pertempuran Stalingrad adalah salah satu pertempuran paling penting dan paling berdarah dalam Perang Dunia 2 (WW2).

Stalingrad adalah kegagalan pertama dari kekuatan poros untuk diakui secara publik oleh Adolf Hitler dan secara historis.

Baca Juga: Petugas Hancurkan 1.069 Alat Mining Bitcoin, Rata dengan Tanah

Pertempuran Stalingrad berlangsung hampir selama 6 bulan dan lebih dari 1.100.000 korban berjatuhan dari kubu Soviet dan sekitar 800.000 korban dari pasukan Hitler. Diperkirakan 40.000 warga sipil Soviet tewas karena pertempuran tersebut.