Terjepit Pandemi, Jalan Ikhtiar Ari Pemijat Difabel Banting Tulang Demi Obati Tumor Istri

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:05 WIB
Terjepit Pandemi, Jalan Ikhtiar Ari Pemijat Difabel Banting Tulang Demi Obati Tumor Istri
Ari, tukang pijat penyandang disabilitas tetap bekerja mencari pelanggan di masa pandemi Covid-19. (Dok pribadi Ari)

Bukan tanpa sebab, Ari keras berusaha seperti itu lantaran istrinya sedang menderita penyakit tumor payudara dalam beberapa tahun terakhir.

Ia perlu biaya bukan hanya untuk bertahan hidup tapi juga untuk membeli obat untuk paling tidak menahan rasa sakit yang diderita istrinya tersebut. 

"Operasi itu udah hampir 1 tahun lebih ini tinggal yang satu lagi kemarin dapat bantuan dari orang Twitter saya cek up terakhir mengecil satu senti. Ya sekarang malah bertahan aja lah kita bersabar," tuturnya. 

Demi Anak-Istri

Ari tampak begitu ngotot untuk tetap bisa mencari penghasilan demi anak istrinya. Baginya ia percaya Tuhan akan memberikan rezeki bila umatnya mau berusaha. Prinsip tersebut selalu dipegang Ari dalam menjalani usahanya setiap hari. 

"Kalau saya cuma lillahita'ala aja lah pak, kita keliling sampai pagi sampai malam ya kalau kita sakit atau capek ya istirahat ya, kita coba sabar aja. Yang penting kita tetap ikhtiar tiap hari," tuturnya. 

Tak hanya di kehidupan biasa, Ari kerap juga menjajakan jasanya lewat akun Twitter pribadinya @Asngari89482370. Kerap kali membagikan keluh kesahnya di Twitter sampai-sampai warganet tak jarang memberikan atau menyisihkan sebagai hartanya untuk membantu Ari dan keluarga. 

Cuitan penyandang disabilitas yang bekerja sebagai tukang pijat saat promosikan jasanya di Twitter. (tangkapan layar/Twitter)
Cuitan penyandang disabilitas yang bekerja sebagai tukang pijat saat promosikan jasanya di Twitter. (tangkapan layar/Twitter)

"Alhamdulillah banyak dukungan iya alhamdulillah banyak dukungan banyak bantuan alhamdulillah istri juga obat-obatan bisa tersedia itu juga bantuan dari orang-orang baik di twitter," tuturnya. 

Terakhir, Ari berharap pandemi ini segera berakhir. Permintaannya hanya satu bisa membawa penghasilan pulang untuk menghidupi keluarganya di rumah. 

baca juga

"Kita bisa berusaha seperti biasa enggak ada rasa ketakutan, enggak ada rasa was-was. Kadang-kadang kan kepala rumah tangga pergi dari rumah kadang-kadang kita waswas, cuman kadang semua harus dilakukan semua tetap harus jalan," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa di Medan Meninggal, Keluarga: Siap Vaksin Covid-19 Demam

Mahasiswa di Medan Meninggal, Keluarga: Siap Vaksin Covid-19 Demam

Sumut | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:32 WIB

Menolak Disuntik, Warga Kota Tegal Ini Minta Surat Vaksin Covid-19 Demi Dapat Bansos

Menolak Disuntik, Warga Kota Tegal Ini Minta Surat Vaksin Covid-19 Demi Dapat Bansos

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:31 WIB

Bantah Sengaja Turunkan Tes Covid-19, Wagub DKI: Itu karena PPKM Berhasil

Bantah Sengaja Turunkan Tes Covid-19, Wagub DKI: Itu karena PPKM Berhasil

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:31 WIB

Gigit Jari Sekolah Ditutup, Cerita Pengelola Kantin Putar Otak untuk Hidup di Masa Pandemi

Gigit Jari Sekolah Ditutup, Cerita Pengelola Kantin Putar Otak untuk Hidup di Masa Pandemi

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:27 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×