Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran

Erick Tanjung | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:08 WIB
Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran
Ilustrasi tawuran pemuda pada malam tahun baru 2026. [Suara.com/Syahda]
  • Pesta tahun baru Jakarta diwarnai tiga insiden tawuran antarwarga.
  • Tawuran adalah penyakit kronis dengan ratusan kasus setiap tahun di Jakarta.
  • Solusi menuntut penataan kota dan pemberdayaan pemuda, bukan seremoni sesaat.

Suara.com - Langit Jakarta malam itu seharusnya menjadi kanvas harapan yang sempurna. Tepat pukul 00.00, pertunjukan cahaya drone yang membentuk formasi '2026' berpadu dengan pekik meriah ratusan ribu warga yang memadati Bundaran Hotel Indonesia hingga kawasan Tugu Monas. Wajah-wajah penuh senyum menengadah ke angkasa, merekam momen magis itu.

NAMUN, hanya dalam hitungan menit, euforia itu pecah menjadi teror.

Di salah satu sudut jalan yang padat, gesekan kecil antarpemuda yang dipicu saling ejek membesar menjadi bara api. Pekik 'Selamat Tahun Baru' berubah drastis menjadi makian kasar, diikuti melayangnya botol kaca dan batu yang membelah kerumunan. Jakarta tidak menyambut 2026 dengan semangat pembaruan, melainkan dengan luka lama masalah sosial yang kembali menganga.

Ironisnya, malam pergantian tahun itu didedikasikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai ajang solidaritas bagi para korban bencana di Sumatra. Sayangnya, niat baik itu justru dicoreng oleh segelintir kelompok pemuda yang menjadikan keramaian sebagai arena adu kekuatan.

Infografis kasus tawuran pemuda di Jakarta sepanjang tahun 2025. [Suara.com/Syahda]
Infografis kasus tawuran pemuda di Jakarta sepanjang tahun 2025. [Suara.com/Syahda]

Cerita dimulai dari Flyover Klender, Jakarta Timur, hanya beberapa menit setelah tahun berganti. Dua kelompok pemuda menjadikan suara petasan sebagai kode untuk memulai serangan.

Tak lama kemudian, pemandangan serupa terjadi di turunan Flyover RS Harapan Bunda, Ciracas, di mana dua kelompok saling serang dengan batu dan petasan, menebar kepanikan bagi pengguna jalan.

Menjelang petang di hari pertama tahun yang baru, api konflik kembali menyala di Manggarai, Jakarta Selatan. Ledakan petasan memicu ketegangan antara dua kelompok warga yang memang memiliki riwayat konflik menahun.

Penyakit Kronis Bernama Tawuran

Tawuran seolah telah menjadi penyakit kronis di Jakarta. Gubernur silih berganti, tetapi gesekan sosial ini tak kunjung reda.

Data akhir tahun dari Polda Metro Jaya pada 2025 mencatat ada 440 kasus keributan antarkelompok. Beberapa titik seperti Matraman, Kemayoran, dan Manggarai bahkan telah dicap sebagai zona merah tawuran.

Salah satu kasus terbesar terjadi di kawasan elite Menteng pada 9 Juni 2025, di mana lebih dari 100 orang, mayoritas pemuda dan remaja di bawah umur, diamankan.

Tangkapan layar aksi tawuran remaja di Pondok Gede, Bekasi, pada Sabtu dini hari (17/2/2024).
Tangkapan layar aksi tawuran remaja di Pondok Gede, Bekasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bukannya tanpa upaya. Pada Mei 2025, Pramono Anung sempat menggelar acara "Manggarai Bersholawat" di salah satu titik rawan, berharap pendekatan kultural dan religius dapat meredam konflik.

Namun, di mata pengamat sosial, Rissalwan Habdy Lubis, pendekatan ini tak lebih dari sekadar obat pereda nyeri.

"Itu agak saya ketawain juga tuh," ujarnya kepada Suara.com pada Jumat (2/1/2026).

Menurut Rissalwan, pendekatan religius memang sah-sah saja, tetapi itu hanya menyentuh permukaan.

"Ibarat mengobati rasa sakit, hanya hilangkan sakitnya sesaat. Tapi akar masalahnya tidak disembuhkan," katanya.

Program aduan 'Jaga Jakarta' pun dinilai hanya mampu menekan angka kejadian, bukan menyembuhkan penyakitnya.

Tiga Resep Menyembuhkan Luka Jakarta

Alih-alih seremoni sesaat, Rissalwan menawarkan tiga resep fundamental yang bisa diterapkan Pemprov DKI untuk memutus mata rantai kekerasan ini.

Pertama, penataan ulang kawasan. Pramono Anung, menurutnya, wajib merencanakan penataan ulang kawasan rawan seperti Manggarai pada 2026.

"Perbaiki pola pemukimannya. Sekarang ini kan gesekan, suntuk, stres, dan sebagainya itu membuat orang gampang terpicu juga," papar Rissalwan.

Kedua, menyediakan panggung eksistensi. Pemprov DKI harus memperbanyak wadah kreativitas bagi anak-anak muda di wilayah rawan.

"Kasih mereka panggung eksistensi. Contohnya tuh di Korea, kreativitas anak-anak muda itu disalurkan dengan kompetisi, yang kalau perlu berhadiah," terangnya.

Ketiga, memutus rantai dendam. Rissalwan mengusulkan program beasiswa khusus bagi generasi muda di lingkungan rawan tawuran untuk memutus siklus kebencian yang diwariskan dari orang tua.

"Anak-anak ini kan mendengar obrolan orang tuanya ya. Jadi anaknya denger, terinternalisasi dia. Nah, itu saya bilang sebagai akar masalah juga tuh, yang harusnya distop," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan

Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 20:57 WIB

Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman

Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 19:01 WIB

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:01 WIB

Terkini

KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:09 WIB

Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv

Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:06 WIB

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:04 WIB

Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun

Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:48 WIB

Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan

Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:46 WIB

Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM

Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:35 WIB

Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara

Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:25 WIB

Imparsial: Kasus Andrie Yunus Tak Lepas dari Peran TNI, Aktor Intelektual Harus Dibongkar

Imparsial: Kasus Andrie Yunus Tak Lepas dari Peran TNI, Aktor Intelektual Harus Dibongkar

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:21 WIB

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:09 WIB

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

News | Kamis, 02 April 2026 | 09:35 WIB