Ketua PBNU Said Aqil Siradj: Masih Ada Kiai yang Percaya Vaksin itu Pembantaian Massal

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:17 WIB
Ketua PBNU Said Aqil Siradj: Masih Ada Kiai yang Percaya Vaksin itu Pembantaian Massal
Ketua Umum Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj saatmenghadiri pengukuhan pengurus PCNU Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021). (ANTARA)

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj mengungkapkan, masih ada kiai yang tidak memercayai adanya wabah covid-19.

Bukan cuma itu, sejumlah kiai bahkan berprasangka buruk atau suuzan bahwa ada tujuan lain dari program vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah.

Oleh sebab itu, Said Aqil mengutarakan permintaannya kepada Partai Kebangkitan Bangsa untuk turut menyadarkan para kiai yang masih berpikiran seperti itu. Adapun permintaan itu ia sampaikan dalam acara daring Harlah ke-23 PKB.

"Kiai lho ya, beberapa kiai yang masih tidak percaya dengan adanya covid-19. Masih tidak percaya dengan vaksin, suuzan bahwa vaksin itu merupakan pembantaian massal," kata Said, Jumat (23/7/2021).

Said mengatakan, dirinya sendiri selama masa pandemi sudah berupaya tanpa henti untuk menyadarkan warga Nahdlatul Ulama, termasuk kiai soal fakta serta bahaya covid-19.

Namun, masih ada beberpa dari mereka yang sampai saat ini belum menyadari bahaya tersebut.

"Itu masih ada beberapa kiai, ya bukan kiai kecil lagi, bukan kiai yang imam musala, bukan, yang masih enggak percaya covid-19. Masih suuzan dengan kebijakan vaksinasi, tolong PKB juga harus sama-sama menyadarkan mereka ini," kata Said.

Said mengatakan, pemikiran beberapa kiai yang tidak percaya covid-19 dan berpandangan buruk akan vaksinasi, memang segera perlu disadarkan. Sebab, jika tidak, pemikiran itu akan berdampak buruk dan berakibat sangat parah.

"Ada orang nanti memahami bahwa NU tidak nasional, atau malah lebih umum lagi nanti Islam tidak rasional, Islam bertentangan dengan ilmu pengetahuan, Islam tidak realistis, NU tidak realistis, NU berpikir sangat kuno, dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman, seperti itu nanti bahayanya."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua PBNU: Pemerintah Selama Ini Main Sendiri Tangani Pandemi, Ajak Ngomong pun Tidak

Ketua PBNU: Pemerintah Selama Ini Main Sendiri Tangani Pandemi, Ajak Ngomong pun Tidak

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:13 WIB

Viral! Cerita 3 Lansia Ditolak Petugas Vaksin Covid-19 karena Tak Bawa Fotokopi KTP

Viral! Cerita 3 Lansia Ditolak Petugas Vaksin Covid-19 karena Tak Bawa Fotokopi KTP

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:24 WIB

Singapura: 75 Persen Pasien Covid-19 Sebulan Terakhir adalah Mereka yang Sudah Divaksin

Singapura: 75 Persen Pasien Covid-19 Sebulan Terakhir adalah Mereka yang Sudah Divaksin

Tekno | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:10 WIB

Harga Vaksin Sinovac dan Vaksin Pfizer, Ini yang Lebih Murah

Harga Vaksin Sinovac dan Vaksin Pfizer, Ini yang Lebih Murah

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:07 WIB

Agar Pariwisata Cepat Pulih, Wamenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Ikut Vaksinasi Covid-19

Agar Pariwisata Cepat Pulih, Wamenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Ikut Vaksinasi Covid-19

Lifestyle | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:05 WIB

Mahasiswa di Medan Meninggal, Keluarga: Siap Vaksin Covid-19 Demam

Mahasiswa di Medan Meninggal, Keluarga: Siap Vaksin Covid-19 Demam

Sumut | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:32 WIB

Vaksin AstraZeneca: Asal, Harga, Efektivitas, dan Keunggal

Vaksin AstraZeneca: Asal, Harga, Efektivitas, dan Keunggal

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:30 WIB

Jeda Penyuntikan Antardosis Pfizer Lebih Panjang, Bisa Tingkatkan Antibodi Lebih Kuat

Jeda Penyuntikan Antardosis Pfizer Lebih Panjang, Bisa Tingkatkan Antibodi Lebih Kuat

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×