Geger! 4 Bocah Diduga Dicabuli Remaja 18 Tahun di Tangsel, Korban Sempat Diberi Minuman Misterius

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:47 WIB
Geger! 4 Bocah Diduga Dicabuli Remaja 18 Tahun di Tangsel, Korban Sempat Diberi Minuman Misterius
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Dugaan pencabulan menimpa empat anak usia 3–11 tahun di rumah kontrakan kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan.
  • Seorang remaja 18 tahun berinisial EZ diduga kuat sebagai pelaku, kasus ini kini ditangani Polres Tangsel.
  • Kasus terungkap setelah guru menemukan kejanggalan fisik; polisi sedang mengumpulkan keterangan saksi dan pelapor.

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan kabar dugaan pencabulan terhadap empat bocah di sebuah rumah kontrakan kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Kasus yang menyeret seorang remaja berusia 18 tahun itu kini dalam penanganan kepolisian.

Informasi tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @tangsel.info. Dalam unggahannya, diceritakan kesedihan seorang ibu berinisial H yang mengetahui anaknya menjadi korban.

"Seorang ibu berinisial H tak kuasa menahan tangis saat mengungkap anaknya menjadi korban pencabulan disebuah kontarakan. Tiga anak diduga dicabuli oleh remaja inisial EZ. Satu korban lagi merupakan anak tetangga korban," tulis akun tersebut.

Peristiwa dugaan pencabulan itu disebut terjadi di sebuah rumah kontrakan di Serpong Utara. Para korban berusia antara 3 hingga 11 tahun, sementara terduga pelaku berusia 18 tahun.

Masih dalam unggahan tersebut, H membeberkan awal mula dugaan kasus itu terungkap.

Ia mengaku awalnya tidak menaruh curiga saat anaknya mengeluhkan sakit di bagian anus. Keluhan itu sempat dianggap sebagai gangguan pencernaan, hingga akhirnya berulang.

Kecurigaan muncul di lingkungan sekolah. Seorang guru mendapati bekas kemerahan di leher salah satu korban. Saat dimintai keterangan, korban mengaku pernah dilecehkan oleh terduga pelaku.

"Di ruangan itu anak-anak akhirnya mengaku mereka diminta melakukan tindakan tak pantas oleh pelaku. Mereka juga menyebut sempat diberi minuman yang dicampur sesuatu sebelum kejadian," tulis akun itu lagi.

baca juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya kejadian ini. Ia memastikan kasus tersebut sudah ditangani aparat.

"Perkara ini sudah dalam penanganan Sat PPA/PPO Polres Tangsel," kata Budi saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).

Menurut Budi, penyidik hingga kekinian juga masih mengumpulkan keterangan dari pelapor dan para saksi. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan pada Jumat, 20 Februari 2026.

"Sembari menunggu agenda pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi terjadwal besok 20 Februari 2026 atas permintaan pelapor," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan

Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:51 WIB

Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku

Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku

Entertainment | Kamis, 12 Februari 2026 | 20:45 WIB

Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI

Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:08 WIB

Polisi Bersikap atas Kasus Dugaan Pelecehaan Mohan Hazian

Polisi Bersikap atas Kasus Dugaan Pelecehaan Mohan Hazian

Entertainment | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×