alexametrics

Bahas Kritikan SBY, Demokrat ke Luhut: Jangan Ungkit Masa Lalu, Sekarang Sudah 2021!

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Bahas Kritikan SBY, Demokrat ke Luhut: Jangan Ungkit Masa Lalu, Sekarang Sudah 2021!
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. [Antara]

"...Sedangkan sekarang sudah tahun pertengahan tahun 2021, baiknya tidak perlu reaktif menanggapi pernyataan bapak SBY di tahun 2018."

Suara.com - Luhut Bahas Kritikan SBY, Demokrat: Tak Perlu Reaktif Bahas Pernyataan 2018, Sekarang Udah 2021Partai Demokrat angkat bicara menanggapi pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan kepada Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketersinggungan dan gaya kritik. 

Sebelumnya, Luhut pernah dikritik oleh SBY soal gaya komunikasinya yang dinilai keras dan terkesan mengancam. Luhut menilai apa yang disampaikan SBY itu sah saja, namun menteri Jokowi ini merasa tidak pernah mengancam siapapun.

Luhut mempersilakan SBY atau siapapun untuk menilai cara dia berkomunikasi. Namun Luhut merasa dia tidak berupaya menyerang rakyat yang kritik. Hal ini terungkap dalam acara Double Check Kick Andy Metro TV, Minggu 25 Juli 2021.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra, mengatakan, kritik yang disampaikan SBY tersebut merupakan pernyataan lama pada 2018 silam. Menurutnya, Luhut tak perlu lagi reaktif menanggapi pernyataan SBY tersebut. 

Baca Juga: Syahrial Nasution: BuzzeRp Tuding Demokrat Mau Gulingkan Jokowi, Sinting!

"Konteks Bapak SBY berbicara itu di Maret tahun 2018. Sedangkan sekarang sudah tahun pertengahan tahun 2021, baiknya tidak perlu reaktif menanggapi pernyataan bapak SBY di tahun 2018," kata Herzaky kepada wartawan, Kamis (29/7/2021). 

Herzaky mengatakan, pihaknya mengaku kaget pernyataan lama dianggap seolah-olah dalam konteks kekinian. Menurutnya, sudah tidak relevan untuk dibahas. 

"Jadi, tidak nyambung sebenarnya kalau mendadak ada yang masih membahas statemen Bapak SBY di tahun 2018, apalagi merasa tersinggung," tuturnya. 

"Kalau memang publik merasa ucapan Bapak SBY masih relevan sampai dengan sekarang, silahkan saja. Itu hak publik," sambungnya. Lebih lanjut, ia mengatakan, SBY belum mengeluarkan pernyataan akhir-akhir ini. Terbaru, hanya doa yang dipanjatkan SBY melalui akun Twitternya. 

"Lebih baik kita fokus saja bantu dan perjuangkan nasib rakyat yang sedang susah karena pandemi covid-19 saat ini," tandasnya. 

Baca Juga: Terlibat KLB Demokrat Versi Moeldoko, Apri Sujadi Dipastikan Tak Bisa Maju Pilkada

Luhut Minta SBY Tiru Habibie

Komentar