Kasus Coretan Open BO di Baliho, Begini Reaksi Pimpinan DPR Rekan Puan Maharani

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 29 Juli 2021 | 10:39 WIB
Kasus Coretan Open BO di Baliho, Begini Reaksi Pimpinan DPR Rekan Puan Maharani
Aksi vandalisme Baliho Puan Maharani [foto: Beritajatim.com]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyayangkan sejumlah aksi vandalisme yang dilakukan terhadap baliho bergambar Puan Maharani, yang notabenenya merupakan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan.

Menurutnya seharusnya semua pihak dapat berkonsentrasi dalam penanganan pandemi, terutama menekan laju penyebaran Covid-19.

"Oleh karena itu ya aksi aksi semacam itu sangat disayangkan," kata Dasco di Kompleks Parlemen DPR, Rabu (28/7/2021).

Dasco berujar bahwa penanganan perkara aksi vandalisme sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

"Kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk mengambil langkah yang dianggap perlu," ujarnya.

Pelaku vandalisme baliho Puan Maharani diringkus Polda Jatim, Senin (26/7/2021). Pelaku diketahui warga berdomisili di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Komes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan vandalisme atau pencoretan pada baliho bergambar Puan Maharani di Surabaya. Sedangkan baliho di Blitar dicoret bertuliskan 'Open BO' bukan dari pelaku tersebut.

"Sudah diamankan untuk pencoretan yang di Surabaya," ujarnya dikutip dari beritajatim.com -- jejaring media suara.com, Selasa (27/7/2021).

Diberitakan sebelumnya, Polda Jatim menyelidiki coretan Open BO pada baliho yang memampang foto Puan Maharani di Blitar, Jawa Timur.  Kasus itu dilaporkan kader PDI Perjuangan.


Dugaan Penyebab Vandalisme

Aksi tak patut dilakukan orang tak bertanggungjawab terhadap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Puan Maharani. Balihonya di sejumlah daerah di Jatim jadi sasaran aksi vandalisme.

Di Blitar, beberapa waktu lalu baliho putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu dicoret orang dengan tulisan 'Open BO'. Sementara di Surabaya, balihonya dicoret kalimat tak elok lainnya, mulai dari 'Koruptor' hingga 'PKI'.

'Open BO' sendiri merupakan istilah untuk kegiatan prostitusi. BO berarti Booking Order dimana menggambarkan seorang perempuan yang menerima jasa layanan prostitusi.

Sementara Korupto merupakan cap untuk pelaku korupsi. Sedangkan PKI, merupakan kepanjangan dari Partai Komunis Indonesia yang dinyatakan terlarang di negeri ini.

Terkait aksi vandalisme terhadap baliho Puan Maharani itu, Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi mengaku menyesalkan aksi vandalisme yang terjadi di Blitar dan Surabaya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Baliho Promo Ramen Buy 1 Get 1 Free Kecuali Jokowi Dicopot Paksa Aparat

Viral Baliho Promo Ramen Buy 1 Get 1 Free Kecuali Jokowi Dicopot Paksa Aparat

Video | Selasa, 27 Juli 2021 | 14:50 WIB

Baliho Puan Dicoret 'Open BO' Hingga 'PKI', Ini Dugaan Penyebabnya Versi PDIP Jatim

Baliho Puan Dicoret 'Open BO' Hingga 'PKI', Ini Dugaan Penyebabnya Versi PDIP Jatim

Jatim | Selasa, 27 Juli 2021 | 14:00 WIB

Pelaku Vandalisme Tulisi Baliho Puan Maharani 'Open BO' di Blitar Diburu Polisi

Pelaku Vandalisme Tulisi Baliho Puan Maharani 'Open BO' di Blitar Diburu Polisi

Jatim | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:48 WIB

Soal Coretan 'Open BO' di Baliho Puan Maharani, Begini Kata Pengamat

Soal Coretan 'Open BO' di Baliho Puan Maharani, Begini Kata Pengamat

Riau | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:59 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB