Kesaksian di Tengah Warga Ngamuk karena Terbakar Isu Organ Jenazah Pasien Covid Hilang

Siswanto

Jum'at, 30 Juli 2021 | 14:26 WIB
Kesaksian di Tengah Warga Ngamuk karena Terbakar Isu Organ Jenazah Pasien Covid Hilang
Ilustrasi jenazah atau mayat. [Shutterstock]

Suara.com - Duabelas saksi kasus  perusakan mobil ambulans pembawa jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah diperiksa polisi Jember. Kejadian tersebut berlangsung Jumat, 23 Juli 2021, malam, di Dusun Sokmo Elang, Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

“Materi penyelidikan berkisar di beberapa hal, mulai dari pelanggaran protokol kesehatan hingga perusakan mobil ambulans jenazah,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember AKP Komang Arya Wiguna dalam laporan Jatimnet.

Kejadian bermula dari seorang warga bernama Mat Hori dirawat di Rumah Sakit Bina Sehat dengan status terkonfirmasi Covid-19 dan kemudian meninggal dunia.

Semua prosedur pemakaman jenazah sudah dipenuhi petugas rumah sakit, terutama persetujuan dari keluarga.

Pada Jumat malam, mobil ambulans RSBS membawa jenazah untuk dimakamkan di Dusun Sukmo Elang, salah satu dusun terpencil di Jember di kaki gunung, dekat perbatasan dengan Banyuwangi.

Sebelum dimakamkan, jenazah dibawa ke rumah duka untuk disalatkan. Belum diketahui siapa provokatornya, peti jenazah tiba-tiba dibuka lagi oleh sejumlah warga.

Dalam laporan Jatimnet menyebutkan, ketika peti dibuka, darah masih mengalir dari jenazah yang memiliki riwayat radang paru-paru.

Dari situ kemudian muncul isu ada organ tubuh almarhum Mat Hori yang hilang. Sebagian warga langsung menelan mentah-mentah isu itu. Mereka mulai melakukan kekerasan dengan cara melemparkan batu ke arah mobil ambulans hingga rusak parah.

Keluarga almarhum histeris. Peristiwa malam itu terekam kamera dan selanjutnya viral di media sosial.

baca juga

Seorang tokoh agama bernama KH Farid menjadi salah satu saksi yang dimintai keterangan polisi usai kejadian. Dia mengatakan sebenarnya ada 13 saksi yang dipanggil poliis, tetapi salah satu saksi tidak jadi diperiksa karena positif terpapar Covid-19.

Saksi yang positif Covid merupakan kerabat almarhum dan ikut memakamkan jenazah pasien yang dilakukan tanpa standar prokes.

Saat kejadian, Farid berupaya menenangkan warga dengan mengajak mereka membaca salawat. Tetapi ajakan tokoh agama dari Dusun Sukmo Elang, Desa Pace, Kecamatan Silo, sia-sia.

Farid mengatakan malam itu datang terlambat. Tadinya dia akan memimpin salat jenazah. Dia sampai di rumah duka ketika jenazah sudah dibuka dan warga sudah berbuat anarkis.

“Jadi waktu itu warga memaksa untuk membuka jenazah. Sebenarnya sudah ada Musyawarah Pimpinan Kecamatan yang melarang, tetapi warga tetap ngotot untuk dimandikan lagi secara biasa,” katanya.

Farid menyayangkan munculnya isu jenazah sudah tidak utuh lagi. “Itulah ada warga yang tidak tabayyun (klarifikasi), lalu menyebarkan informasi yang tidak benar. Situasi saat itu sudah panas sekali,” ujar Farid.

“Saat itu saya pastikan pencurian (organ dalam) jenazah itu tidak benar. Lalu saya ajak warga yang sudah terlanjur terprovokasi untuk bersama-sama membaca salawat dan istighosah,” kata Farid.

Kasus tersebut sekarang sedang ditangani polisi Jember. Komang mengatakan  polisi masih menelusuri kemungkinan adanya provokator yang sengaja memancing keributan.

“Kita masih cari itu, karena yang berteriak khan banyak kalau dilihat dari video,” katanya.

Juru bicara RSBS Yunita menegaskan semua prosedur pemulasaraan sudah dipenuhi.

RSBS tidak hanya mengalami kerugian mobil ambulans, tetapi juga kunci dan STNK mobil hilang dirampas warga.

“Ya, petugas kami mengalami shock. Kemudian harus menunggu dalam waktu beberapa jam untuk dijemput mobil ambulans dari RSBS menuju ke lokasi yang memang cukup jauh,” kata Yunita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV

Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:30 WIB

Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi

Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 14:25 WIB

Hoka vs ASICS, Mana yang Lebih Bagus untuk Lari Jarak Jauh? Ini Bedanya

Hoka vs ASICS, Mana yang Lebih Bagus untuk Lari Jarak Jauh? Ini Bedanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:21 WIB

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:15 WIB

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:13 WIB

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:04 WIB

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 14:02 WIB

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:00 WIB

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:59 WIB

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

4 Cara Mengecek Status BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak, Tak Perlu ke Kantor!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:53 WIB

×