Update Fakta Pencarian Asal Usul Virus Corona

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 02 Agustus 2021 | 12:33 WIB
Update Fakta Pencarian Asal Usul Virus Corona
Fakta pencarian asal usul virus corona - Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Hingga kini, asal usul virus Corona penyebab Covid-19 masih menjadi misteri. Meskipun sudah ada banyak penelitian tentang virus corona baru atau SARS-CoV-2, namun nyatanya belum ada yang bisa memastikan asal-usulnya. Bagaimana update terbaru fakta pencarian asal usul virus corona?

Suara.com telah merangkum beberapa fakta pencarian asal usul virus corona. Mulai dari pertama kali ditemukan hingga laporan WHO.

Di awal kemunculannya, virus corona ini dianggap bersumber dari sebuah pasar di China. Kemudian berbagai spekulasi muncul mengenai asal usul virus Corona tersebut. Salah satunya adalah virus tersebut diklaim secara tidak sengaja bocor dari laboratorium. Benarkah demikian? 

Fakta-fakta Pencarian Asal Usul Virus Corona

Melansir Live Science, berikut ini adalah beberapa fakta mengenai asal usul virus Corona yang perlu diketahui. 

1. Virus Corona pertama kali ditemukan di Wuhan, China

Pada akhir Desember 2019 lalu, pejabat kesehatan mengeluarkan peringatan pertama tentang klaster kasus pneumonia di Wuhan, China. Kasus-kasus tersebut menjadi kasus Covid-19 pertama yang dilaporkan di dunia.

Kemudian pada awal Januari 2020, para peneliti telah mengidentifikasi virus corona baru di balik kasus-kasus tersebut yang diberi nama SARS-CoV-2.

2. Bersumber dari kelelawar

Menurut FactCheck, kerabat terdekat SARS-CoV-2 diketahui adalah virus corona yang pertama kali diidentifikasi pada kelelawar tapal kuda di provinsi Yunnan, Cina, pada tahun 2013 lalu. Virus tersebut dikenal sebagai RaTG13, berbagi 96% genomnya dengan SARS-CoV-2. Namun, RaTG13 memiliki urutan genetik tertentu yang berarti tidak mungkin melompat secara langsung dari kelelawar ke manusia.

Virusnya juga cukup berbeda, sehingga para peneliti percaya bahwa SARS-CoV-2 ini bukan keturunannya. Namun sebaliknya, diduga bahwa beberapa prekursor SARS-CoV-2 yang tidak diketahui melompat ke inang perantara dan inang ini menularkan virus ke manusia.

Dan sayangnya, perantara ini belum dapat diidentifikasi. Sejumlah hewan seperti trenggiling, anjing, bahkan ular telah diusulkan sebagai inang perantara yang memungkinkan, tetapi tidak ada yang terbukti.

3. Pasar di Wuhan menjadi tempat penyebaran

Banyak kasus pertama Covid-19 yang berkaitan dengan Pasar Makanan Laut Huanan di Wuhan. Para peneliti awalnya menduga bahwa pasar ini merupakan tempat virus berpindah dari hewan ke manusia.

Namun ketika para peneliti menguji produk hewani yang dijual di pasar, tidak ada yang dinyatakan positif SARS-CoV-2. Kemudian hasil investigasi WHO yang dirilis pada bulan Maret lalu menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara pasar Huanan dengan asal usul virus yang dapat dibuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Beredar Foto Jadwal Perilisan Varian Covid-19, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Foto Jadwal Perilisan Varian Covid-19, Benarkah?

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 12:03 WIB

Satgas Riau: Kasus Kematian Covid-19 Meningkat Karena Belum Vaksin dan Terlambat ke RS

Satgas Riau: Kasus Kematian Covid-19 Meningkat Karena Belum Vaksin dan Terlambat ke RS

Batam | Senin, 02 Agustus 2021 | 10:56 WIB

Pakar Kesehatan Bantah Tudingan COVID-19 Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan

Pakar Kesehatan Bantah Tudingan COVID-19 Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan

Sumsel | Senin, 02 Agustus 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK

Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:08 WIB

Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen

Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:06 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:59 WIB

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:54 WIB

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:52 WIB

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB